Jumat, 21 Okt 2016 08:31 WIB

Idap Anoreksia Saat Remaja, Wanita Ini 10 Kali Bolak-balik Masuk Rumah Sakit

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: abc australia
Jakarta - Anoreksia membuat wanita ini harus kehilangan masa remaja karena bolak-balik ke rumah sakit. Bagaimana kisah hidupnya?

Katie White merupakan mahasiswa sekolah hukum asal Melbourne, Australia. Wanita berusia 24 tahun ini sekilas terlihat biasa saja menjalani kehidupan perkualiahan yang diselingi dengan beberapa kerja sambilan.

Namun masa remaja Katie tidaklah seindah kebanyakan remaja Melbourne lainnya. Saat remaja, Katie harus bolak-balik masuk rumah sakit karena ia mengalami gangguan makan anoreksia.

"Aku mulai mengidolakan para model runway saat berusia 16 tahun, sama seperti kebanyakan remaja lainnya. Aku melihat mereka berjalan berpikir 'Ya Tuhan, mereka sangat cantik' dan aku ingin menjadi seperti mereka," tutur Katie, dikutip dari ABC Australia.

Baca juga: Cerita Audi Marissa, Badan Drop dan Lemas karena Memaksakan Diet

Sejak itu, Katie pun rajin membeli majalah yang memuat gambar-gambar model. Ia juga mulai mengakses internet untuk mencari metode diet yang paling ampuh agar bisa kurus. Padahal menurut kesaksian orang-orang di sekitarnya, badan Katie cukup sedang dan tidak gemuk.

Saat itulah gejala gangguan makan sudah mulai muncul. Ia mulai menolak beberapa jenis makanan tertentu dan akhirnya benar-benar tidak makan sama sekali dan hanya mengonsumsi air putih.

Keluarga yang cemas membawa Katie untuk berobat ke rumah sakit. Namun anoreksia kembali muncul hingga 5 tahun ke depan, membuatnya harus dirawat inap selama 10 kali dalam jangka waktu tersebut.

Katie menyebut akses internet untuk melihat gambar atau situs yang mendukung anoreksia membuat pasien yang sedang menjalani perawatan rawat jalan sangat berisiko untuk kambuh. Karena itu, rumah sakit akhirnya melarang pasien untuk menggunakan handphone dan smartphone selama menjalani rawat inap.

"Hal ini sama seperti adiksi. Kami akan berusaha mencari cara untuk melihat gambar-gambar itu sampai akhirnya rumah sakit melarang penggunaan smartphone dan komputer. Mereka menganggap isu ini sangat serius dan dapat mengganggu proses perawatan," tuturnya.

Pelarangan smartphone dan komputer terbukti menuai sukses. Katie dinyatakan sembuh saat berusia 21 tahun. Ia pun kini kembali menjalani hidup normal dan menjadi mahasiswi di salah satu fakultas hukum ternama di Melbourne.

Ia juga mendukung adanya peraturan yang melarang akses situs-situs pendukung anoreksia karena sebagai mantan pasien, ia mengetahui bagaimana anoreksia mengganggu kehidupannya.

"Gambar-gambar ini tak hanya ada di situs pendukung anoreksia. Jika Anda membuat situs media fashion ternama, akan ada banyak gambar model dengan tubuh terlalu kurus yang bisa saja menjadi idola remaja wanita yang nantinya mengidap anoreksia," pungkasnya.

Baca juga: 4 Gejala Pola Diet Anda Berisiko Sebabkan Gangguan Makan

(mrs/up)