Selasa, 15 Nov 2016 08:30 WIB

Peneliti dari Kampus Ternama Inggris Ciptakan Toilet Anti-Nyiprat untuk Pria

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Salah satu kebiasaan kaum pria di toilet adalah pipis nyiprat atau membasahi dudukan toilet. Karena memicu banyak keluhan, beragam teknologi dikembangkan untuk mengatasi hal ini.

Yang terbaru adalah rencana tim peneliti dari University of Oxford untuk mengembangkan toilet anti-nyiprat. Alih-alih menggunakan urine betulan, peneliti melakukan percobaan dengan memakai ethanol yang kemudian diteteskan pada berbagai permukaan benda, mulai dari jeli hingga benda padat.

Dengan percobaan ini, peneliti ingin melihat apa yang terjadi ketika cairan tersebut mengenai permukaan benda-benda tadi.

Proses ini sendiri direkam dengan sebuah kamera khusus yang dapat menangkap gambar hingga 100.000 frame per detik sehingga bisa dianalisis bagaimana permukaan benda tadi mengubah arah dan besaran cipratan 'urine' abal-abal tadi.

Hasilnya mengejutkan, ketika tetesan ethanol tadi mengenai permukaan yang lebih lunak, maka cipratan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan.

"Bahkan kita butuh energi 70 persen lebih banyak jika ingin membuat cairan ini nyiprat ketika mengenai permukaan benda yang lunak," ungkap peneliti, Alfonso Castrejon-Pita seperti dilaporkan Ask Men.

Termasuk ketika cairannya harus diteteskan dari ketinggian tertentu, lanjut Castrejon-Pita, peneliti butuh ketinggian dua kali lipat agar cairan tadi bisa nyiprat saat mengenai permukaan benda yang lunak.

Baca juga: Masalah Pipis Nyiprat di Toilet Pria Terpecahkan dengan Sains

Sebelum gagasan tentang toilet anti-nyiprat ini, beberapa waktu lalu di China ada seorang pengusaha yang menciptakan Pee Straight, yaitu corong yang ditempeli selang sepanjang 20-an cm. Alat ini diklaim dapat membantu pria agar bisa buang air kecil dengan lurus. Teknologi serupa juga dikembangkan dua pria asal Inggris yang dibuat dari kertas karton biasa dan diberi nama 'Aim-Straight'.

Bedanya, pengembang corong ini mengaku corong buatan mereka tidak hanya bisa membantu pipis menjadi lurus, tetapi juga dapat mendeteksi berbagai penyakit, termasuk diabetes dan kanker prostat.

Terlepas dari beragam teknologi tersebut, para pria harus waspada jika arah aliran kencingnya tak pernah bisa lurus. Pakar menyebut, pipis yang tidak lurus atau bercabang pada orang dewasa seringkali disebabkan oleh gangguan pada saluran kencing yang disebut 'urethral stricture'.

Seperti diberitakan detikHealth sebelumnya, 'urethral stricture' atau penyempitan saluran kencing bisa terjadi karena berbagai macam sebab. Di antaranya infeksi di saluran kemih, dengan trauma, bekas operasi maupun adanya tumor.

Baca juga: Kebiasaan Jorok Kaum Lelaki Saat Menggunakan Toilet (lll/vit)