ADVERTISEMENT

Sabtu, 17 Des 2016 07:13 WIB

Cairan Miss V Berbau Amis dan Berwarna Putih, Waspadai Bakteri dan Jamur

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Ilustrasi perawatan vagina/thinkstock
Jakarta - Umumnya cairan vagina yang normal adalah tak berbau. Nah, jika kemudian cairan tersebut justru berbau amis dan berwarna putih, apakah ini pertanda bahaya?

Menurut dr Eddy Karta, SpKK, keluhan cairan yang keluar dari vagina berbau tidak enak bisa jadi gejala penyakit keputihan akibat bakteri. Kondisi ini disebut sebagai bakterial vaginosis.

Keluarnya cairan yang berbau amis ini juga kerap kali muncul setelah wanita melakukan hubungan intim. Hal ini terjadi karena pH sperma yang bersifat basa, dapat membuat cairan vagina mengeluarkan bau khas.

Baca juga: Keputihan Normal dan Tanda Kelainan, Apa Bedanya?

"Namun untuk memastikan sebaiknya dilakukan pemeriksaan baik ke dokter maupun ke laboratorium tentang cairan keputihan tersebut," ujar dokter yang praktik di Edmo Clinic Jakarta Selatan tersebut kepada detikHealth.

Perlu diketahui, saat seorang wanita tengah merasa lelah, hal ini juga dapat memengaruhi kondisi hormonal dan keasaman vagina. Perubahan inilah yang terkadang dapat menyebabkan berlebihnya pertumbuhan salah satu bakteri atau jamur, yang memang secara normal terdapat di area vagina.

"Sementara untuk perubahan warna cairan vagina, ini biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jamur candida. Jika kondisi ini sering berulang dan mengganggu sebaiknya dikonsultasikan ke dokter," pesan dr Eddy.

Baca juga: Catat, Ini Bedanya Mioma, Kista, dan Endometriosis

(ajg/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT