Jumat, 30 Des 2016 19:05 WIB

Menyoal Wajar Tidaknya Saat Wanita Menikah dengan Pria yang Jauh Lebih Tua

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat mengetahui ada seorang wanita menikah dengan pria yang jauh lebih tua, ada orang yang melontarkan komentar 'nyinyir'-nya. Atau masa bodo saja.

Seperti diungkapkan salah satu pembaca detikHealth, Anis. Ia mengaku jika mengetahui ada wanita menikah dengan pria yang usianya jauh lebih tua, ia agak berkomentar nyinyir.

"Ya agak mikir juga ih kok mau sih. Padahal kan laki-lakinya ini udah tua gitu ya. Kadang mikir atau jangan-jangan karena ada faktor misalnya finansial jadi biar lebih aman ya udah sama yang lebih tua aja gitu. Nggak wajar sih," tutur Anis.

Lain halnya dengan pembaca detikHealth lainnya, Lily. Wanita yang berdomisili di Surabaya ini mengaku masa bodo ketika mengetahui ada wanita yang menikah dengan pria yang usianya jauh lebih tua darinya. Sebab, menurut Lily mereka pasti punya pertimbangan sendiri.

"Kalau wajar atau nggaknya, buat saya sih wajar aja karena kita kan nggak pernah bisa memilih kita akan jatuh hati pada siapa. Tapi mungkin akan beda lagi masalahnya kalau dikaitkan dengan sosial kultural ya," ungkap Lily.

Baca juga: Ketika Wanita Menikah dengan Pria yang Usianya Jauh Lebih Tua

Soal wanita yang memilih menikah dengan pria yang usianya jauh lebih tua, psikolog klinis dari Tiga Generasi Tiara Puspita MPsi., Psikolog mengatakan ketika memilih pasangan, setiap orang memang memiliki latar belakang, alasan, dan tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang dianggap penting bagi dirinya.

"Bisa saja yang dinilai penting adalah kesetiaan, kenyamanan emosional, bahkan keamanan secara finansial. Hal ini tidak hanya terjadi pada pasangan dengan jarak usia yang jauh, melainkan pada setiap pasangan," kata Tita, begitu ia akrab disapa saat berbincang dengan detikHealth, Jumat (30/12/2016).

Sehingga, Tita menegaskan tidak ada batasan pasti atau batasan sesuatu yang dianggap normal dalam memilih pasangan. Sebab, selama kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan atau tidak ada salah satu pihak yang bertujuan untuk merugikan pihak yang lainnya, itu tidak masalah.

Tita mencontohkan, seorang perempuan muda menikah dengan pria berjarak usia 30 tahun lebih tua darinya dengan alasan materi, sedangkan si laki-laki memilihnya karena ingin merasa muda lagi. Nah, keduanya tidak keberatan dengan itu. Menurut Tita, hal ini masih bisa dianggap wajar karena keduanya tidak ada yang merasa dirugikan.

"Satu hal yang mungkin perlu menjadi perhatian adalah meskipun pasangan tersebut memiliki jarak usia yang terpaut jauh, pastikan bahwa usia pihak yang lebih muda tidak kurang dari 18 tahun, sesuai dengan ketentuan hukum di Indonesia," tambah Tita.

Baca juga: Pernah Cerai atau Belum Menikah Tingkatkan Risiko Kematian Pasca Stroke (rdn/vit)