Selasa, 10 Jan 2017 11:00 WIB

Operasi Sukses, 'Manusia Pohon' Ini Dapatkan Tangannya Kembali

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Abul Bajandar pasca operasi (Foto: CNN)
Dhaka, Bangladesh - Abul Bajandar menarik perhatian dunia tahun lalu karena kondisinya. Pria asal Bangladesh ini mengidap Epidemodysplasia Verruciformis, sebuah penyakit kulit genetik langka yang menyebabkan seseorang rentan ditumbuhi kutil.

Tangan Abul pun penuh dengan kutil yang menyerupai akar pohon. Pria yang berusia 26 tahun ini pun dijuluki sebagai manusia pohon karena kondisinya tersebut.

Namun berkat pengobatan intensif dan operasi yang dimulai sejak Februari tahun lalu, Manusia Pohon kini sudah tidak ada. Abul mendapatkan lagi tangannya dan akhirnya bisa beraktivitas normal untuk menghidupi keluarganya.

"Ia saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Tangan kirinya sudah bebas dari kutil dan ia sudah bisa menulis dan makan dengan tangannya sendiri," tutur dr Samanta Lal Sen, kepala tim dokter bedah plastik dari Dhaka Medical College Hospital, dikutip dari CNN.

Baca juga: Karena Sakit Langka, Jari-jari Tangan dan Kaki Pria Ini Ditumbuhi 'Akar'

dr Samanta menyebut hingga saat ini, sudah 16 kali operasi dilakukan untuk membuang kutil di tangan Abul. Masih ada beberapa operasi lanjutan yang akan dilakukan untuk mempercantik tangannya, namun saat ini fungsi tangannya sudah kembali normal.

Operasi Sukses, 'Manusia Pohon' Ini Dapatkan Tangannya KembaliAbul Bajandar sebelum dioperasi

"Penyakit seperti ini populer dengan sebutan penyakit manusia pohon. Setahu saya di Bangladesh baru kali ini terjadi," tambah Dr Samanta.

Abul berkisah, kutil itu mulai muncul saat dirinya masih remaja. Akan tetapi kutil-kutil itu baru tumbuh dengan cepat sekitar empat tahun lalu. Ia mengira penyakit ini tidak berbahaya dan tetap bekerja sebagai penarik rickshaw atau becak.

Namun perlahan tetapi pasti, Abul mulai tak bisa bekerja lagi karena kutil itu akhirnya 'menenggelamkan' jari-jari tangan dan kakinya. Abul juga mengaku sempat berupaya memotong kutilnya sendiri. Tetapi karena kesakitan, pria muda ini pun mengurungkan niatnya.

Pria berumur 25 tahun itu lantas memutuskan berkonsultasi dengan ahli herbal dan dukun desa yang memberinya obat-obatan. Tapi bukannya sembuh, obat-obatan itu justru memperburuk keadaannya.

Untung bagi Abul. Pria yang berasal dari sebuah desa kecil bernama Khulna itu dibawa ke Dhaka Medical College Hospital. Karena prihatin, dokter dari rumah sakit terbesar di Bangladesh itu berkenan mengoperasinya secara cuma-cuma.

Baca juga: Cerita Perempuan di Tangerang yang Terkena Penyakit Misterius (mrs/vit)