Senin, 30 Jan 2017 09:39 WIB

Embrio Chimera Manusia-Babi Berhasil Diciptakan

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: BBC
Jakarta - Chimera adalah mahluk fiktif dari mitologi Yunani yang digambarkan sebagai campuran dari berbagai mahluk hidup lain. Meski dulu chimera ini hanya kisah fiksi saja, para ilmuwan dilaporkan telah berhasil mengembangkannya.

Dalam publikasi di jurnal Cell, embrio chimera hidup dibuat oleh peneliti dengan menggunakan materi genetik dari manusia dan babi. Caranya dengan menyuntikkan sel punca manusia pada embrio babi.

Baca juga: Ilmuwan Tiongkok Lakukan Rekayasa Genetik Pada Embrio Manusia

Profesor Juan Carlos Izpisua Belmonte dari Salk Institute mengatakan dari 2.075 embrio yang kemudian ditanamkan ke rahim babi betina, hanya 186 embrio yang mampu berkembang. Embrio-embrio tersebut hanya dibiarkan berkembang hingga 28 hari untuk kemudian dianalisa.

"Ini adalah pertama kalinya sel-sel manusia diperhatikan tumbuh dalam hewan besar," kata Prof Carlos seperti dikutip dari BBC, Senin (30/1/2017).

Untuk apa riset penciptaan chimera ini? Para ilmuwan mengatakan ke depan mungkin saja dapat dipakai untuk menumbuhkan organ manusia tertentu seperti jantung, hati, dan ginjal. Organ tersebut lalu bisa dipakai untuk kebutuhan transplantasi.

Namun diakui oleh Prof Carlos bahwa masih perlu waktu lama untuk mencapai hal tersebut. Pada percobaan yang timnya lakukan saja embrio chimera yang berkembang 28 hari hanya memiliki 0,001 persen materi genetik dari manusia.

"Untuk saat ini mendapatkan efesiensi 0,1 sampai 1 persen sel manusia saja sudah cukup. Bahkan dalam perkembangan awal (28 hari -red), miliaran sel dalam embrio akan memiliki jutaan sel manusia sehingga bila ada pengujian akan lebih bermakna dan praktis," kata peneliti lain Dr Jun Wu.

Untuk saat ini peneliti dari Salk Institute mengatakan hadirnya chimera bermateri manusia sudah dapat bermanfaat untuk tes obat atau penyakit.

Baca juga: Lawan Penyakit, Ilmuwan Ingin Perbanyak Rekayasa Genetik Serangga

(fds/vit)