Ya, beberapa kebiasaan seperti menggunakan gigi untuk membuka kemasan makanan atau tutup botol diketahui dapat merusak kekuatan gigi. Kebiasaan lain seperti malas flossing juga bisa merusak kesehatan gigi. Selain itu, ada beberapa hal lain yang tanpa disadari juga bisa merusak gigi.
Dikutip dari Times of India, berikut 5 kebiasaan sehari-hari lainnya yang juga bisa merusak gigi:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jarang ganti sikat gigi baru
|
Foto: Getty Images
|
"Plak tidak hanya menyebabkan gigi berlubang. Tapi ketika plak tidak dibersihkan di sekitar garis gusi, bisa menyebabkan peradangan dan iritasi yang mengarah ke gingivitis atau penyakit gusi. Jika gingivitis tidak diobati, bisa berkembang menjadi penyakit periodontal bahkan kehilangan gigi," terang Thompson.
2. Menyikat gigi terlalu keras
|
Foto: thinkstock
|
Dengan pola menyikat gigi seperti itu, dikatakan drg Hanum justru terjadi abrasi hingga lapisan email terkikis dan lapisan gigi bagian dalam tidak terlindung. Dampaknya, terjadi gigi sensitif hingga timbul ketidaknyamanan ketika mengonsumsi sesuatu. Selain itu, pastinya gigi bakal terasa nyeri dan ngilu.
drg Hanum mengungkapkan, masalah gigi sensitif juga bisa disebabkan karena kelainan pada gigi yang umumnya berupa karies alias gigi berlubang. Belum lagi umumnya seseorang tidak menyadari ada lubang pada giginya, terutama jika lokasi gigi di posisi belakang dan jarang bisa dirasakan.
3. Langsung menyikat gigi setelah makan
|
Foto: thinkstock
|
"Konsumsi makanan pada dasarnya menyebabkan penumpukan asam di mulut yang dapat melembutkan enamel gigi untuk sementara waktu. Belum lagi jika Anda minum jus saat sarapan, maka mulut bisa lebih asam," kata Druian seperti dikutip dari Daily Mail.
Nah, ketika langsung menyikat gigi segera setelah sarapan, maka secara tak sadar Anda sudah menyikat enamel dari gigi. Untuk itu, Druian lebih menyarankan untuk menyikat gigi segera setelah Anda bangun tidur dan kemudian sikat gigi kembali saat sebelum tidur.
4. Mengonsumsi terlalu banyak gula
|
Foto: thinkstock
|
5. Pakai tusuk gigi sembarangan
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Kalau ada makanan yang menyelip sudah semestinya kita waspada, karena menyelipnya sisa makanan bisa karena gigi berlubang, ada celah di gigi, atau ada penyakit gusi sehingga timbul celah di antara gusi dan gigi," kata drg Mirah.
Apalagi, sebenarnya dalam kondisi normal keadaan gigi dan gusi juga sudah baik dan kecil risiko akan terselip sisa makanan, demikian dikatakan drg Mirah. Ketika terlalu sering makanan menyelip di gigi, maka sebaiknya jangan terus-terusan 'mencongkelnya' dengan tusuk gigi. Sebab, justru permukaan tusuk gigi yang cenderung tajam akan mengenai gusi.
Halaman 2 dari 6











































