Digigit Laba-laba, Bocah 10 Tahun Perlu Dosis Besar Penawar Racun

Digigit Laba-laba, Bocah 10 Tahun Perlu Dosis Besar Penawar Racun

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 26 Feb 2017 12:05 WIB
Digigit Laba-laba, Bocah 10 Tahun Perlu Dosis Besar Penawar Racun
Foto: Funnel Web
Jakarta - Australia merupakan rumah dari beragam spesies laba-laba beracun. Oleh karena itu di musim tertentu di mana banyak laba-laba berkeliaran penduduk diimbau agar selalu hati-hati agar terhindar dari kejadian yang tak diinginkan.

Terkait hal tersebut belakangan seorang bocah laki-laki bernama Matthew Mitchell (10) dilaporkan telah digigit oleh seekor laba-laba funnel web. Racun dari laba-laba tersebut diketahui bisa memengaruhi sistem saraf dan memicu kegagalan jantung fatal.

Baca juga: Racun Laba-laba Bisa Bikin Ereksi 4 Jam Lebih Lama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Matthew mengatakan dirinya digigit ketika ia sedang berusaha membersihkan gudang rumah bersama sang ayah. Hampir seketika dirinya kejang-kejang, pupil mata melebar, dan berbusa dari mulut.

"Laba-laba itu berjalan dengan seluruh kakinya berjalan mencakar-cakar di seluruh jari saya dan saya tidak bisa melepaskannya," kata Matthew seperti dikutip dari BBC, Minggu (26/2/2017).

Ketika tahu Matthew telah digigit, dengan sigap keluarga menggunakan bajunya sebagai pengikat di tangan agar racun tak menyebar terlalu jauh. Ia pun dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapat penawar racun.

Hal yang menarik pada kasus Matthew adalah ia butuh banyak dosis penawar racun sebelum kondisinya bisa stabil. Menurut laporan Telegraph Matthew mendapatkan dosis 12 buah vial penawar racun. Jumlah tersebut tiga kali lebih besar dari kasus-kasus yang pernah ada.

Laba-laba yang menggigit Matthew sendiri telah ditangkap dan dikirim ke Australian Reptile Park. Rencananya racun sang laba-laba akan diperah untuk kemudian diolah menjadi penawar racun.

Baca juga: Digigit Laba-laba Paling Mematikan, Orlando Sampai Gagal Ginjal

(fds/up)

Berita Terkait