Sampel Cendawan Cikal Bakal Penisilin Laku Keras di Lelang

Sampel Cendawan Cikal Bakal Penisilin Laku Keras di Lelang

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 05 Mar 2017 16:01 WIB
Sampel Cendawan Cikal Bakal Penisilin Laku Keras di Lelang
Foto: thinkstock
Jakarta - Anda tentu kenal Alexander Fleming, ilmuwan yang menemukan penisilin, cikal bakal antibiotik masa kini. Ia menemukannya tanpa sengaja di tahun 1928.

Saat itu ia sedang membersihkan laboratoriumnya yang berantakan. Tanpa sengaja ia melihat cawan petri-cawan petri tua yang berisikan kultur Staphylococcus bacteria.

Ternyata di cawan tersebut, ia melihat ada cendawan atau jamur tumbuh dan bakteri yang berdekatan dengan cendawan tersebut dinyatakan mati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang menarik kemudian adalah salah satu sampel cendawan yang menjadi cikal bakal penisilin tersebut baru saja laku dilelang di London, Inggris pekan ini. Tak tanggung-tanggung, sampel cendawan ini dihargai 11.875 poundsterling atau setara dengan 14.617 dollar AS (berkisar Rp 195 juta lebih).

Sampel yang diperkirakan berumur hampir 90 tahun ini sendiri merupakan bagian dari koleksi milik kemenakan Fleming, Mary Anne Johnson. Demikian seperti dilaporkan The Washington Post.

Baca juga: Ketika Belum Ada Antibiotik, Cara-cara Ini Dipakai untuk Lawan Infeksi

Bonhams Auction House, rumah lelang yang dipercaya menjual sampel ini menerangkan, di balik sampel yang diletakkan dalam cawan petri kaca tersebut juga dapat ditemukan tulisan tangan Fleming, yaitu 'The mould that first made Penicillin/Alexander Fleming', atau cendawan yang menjadi cikal bakal penisilin.

Tak hanya satu, Bonhams Auction House total melelang dua sampel cendawan yang digunakan Fleming untuk menghasilkan penisilin. Namun diyakini dua sampel ini hanyalah sedikit dari lusinan sampel cendawan serupa yang dibuat Fleming.

Seorang pakar sejarah benda lelang dari Bonhams Auction House, Matthew Haley mencatat, sampel serupa juga diberikan kepada Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II; Paus Paulus XII; Winston Churchill dan seorang aktris asal Jerman bernama Marlene Dietrich.

Meski berhasil menjadi penemunya, butuh waktu bertahun-tahun bagi Fleming untuk mendapatkan pengakuan. Ketika akhirnya ia berhasil mendapatkannya, ia pun menggandakan sampel cendawannya ini dan memberikannya kepada para tokoh dunia yang dikenalnya sebagai semacam 'kenang-kenangan' sekaligus menguatkan eksistensinya sebagai penemu penisilin.

Seperti kita tahu, sebelum ditemukannya penisilin, infeksi seperti pneumonia hampir selalu berakhir pada kematian. "Ketika pertama kali muncul, penisilin disebut sebagai obat ajaib. Keberadaannya menjadi penanda dimulainya era baru dalam dunia medis atau pengobatan," ungkap Kevin Brown dari Alexander Fleming Laboratory Museum.

Berkat temuan ini pula, Fleming dianugrahi hadiah Nobel di bidang kedokteran di tahun 1945. Sayang nama pembeli sampel cendawan milik Fleming itu dirahasiakan.

Baca juga: Hii! Resistensi Antibiotik Munculkan Risiko Kencing Nanah Kebal Obat (lll/vit)

Berita Terkait