Sebelum menjalani operasinya di India, berat Eman mencapai 500 kg, dan ia tak pernah sekalipun beranjak dari kasur selama 20 tahun.
Hal ini diperparah dengan stroke yang dialaminya, kemudian mengakibatkan gangguan pada kemampuan bicara dan gerak wanita berusia 36 tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Lakdawala mengatakan, Eman tak ubahnya bom waktu yang bisa 'meledak' sewaktu-watu jika tidak segera diselamatkan.
Namun semenjak tiba di Saifee Hospital, New Delhi di mana ia dirawat dan menjalani operasi, bobot Eman telah berkurang hingga 100 kg.
"Seluruh parameternya telah distabilkan, ginjalnya juga membaik, karena inilah yang dibutuhkan agar operasinya aman untuk dilaksanakan," lanjutnya.
Dr Muffi Lakdawala (Foto: Twitter/Dr Muffi Lakdawala) |
Baca juga: Bobot 500 Kg Bikin Perempuan Ini Bertahun-tahun Tak Leluasa Gerak
Untuk saat ini, Lakdawala melaporkan Eman tengah memasuki masa pemulihan dan mulai mengonsumsi banyak cairan karena retensi cairan yang sempat dialaminya.
Bila semuanya berjalan dengan baik, target untuk menurunkan bobot Eman sebanyak 70-80 kg sebelum akhirnya memulangkan Eman ke Mesir dalam dua bulan ke depan akan tercapai. "Operasi selanjutnya akan digelar tahun depan," imbuh Lakdawala.
Eman bisa sampai di India setelah kakaknya Shaimma Ahmed meluncurkan kampanye di media sosial untuk menyelamatkan saudaranya itu. Diceritakan bahwa sejak kecil, Eman telah menderita gangguan tiroid dan akhirnya memburuk setelah Eman terserang stroke serta menggelembungkan bobotnya menjadi lebih dari 450 kg.
Sejumlah dokter di negara asal mereka mengaku angkat tangan melihat kondisi Eman. Lalu Shaimma mendapatkan respons dari Lakdawala di New Delhi. Sang dokter juga menawarkan untuk membedah Eman secara cuma-cuma sebab semua biaya ditanggung oleh Saifee Hospital.
Menurut Lakdawala, butuh dua kali operasi selama sedikitnya 3,5 tahun untuk menurunkan bobot Eman di bawah 100 kg.
Tetapi bukan berarti upaya Lakdawala dan Eman mulus begitu saja. Sejak awal Eman telah dihadang berbagai tantangan, mulai dari ditolak visa ke India karena ketidakmampuannya untuk datang ke kedutaan langsung. Untungnya persoalan ini akhirnya dibereskan oleh pemerintah.
Kedua, sulitnya mengangkut Eman dalam penerbangan. Pesawat biasa maupun ambulans udara tidak dapat mengakomodasi penumpang dengan ukuran tubuh seperti Eman. Namun masalah ini kemudian dipecahkan oleh Egypt Air yang mengadaptasi sistem kargo khusus untuk mengangkut Eman ke India. Egypt Air pun mengklaim ini yang pertama di dunia.
Terselesaikannya hambatan-hambatan ini juga membuktikan bahwa ada jalan terang di depan Eman. "Ia memang selalu berharap bisa menurunkan berat badannya dan membaik," tutur Shaimma.
Foto: Egypt Air/CNN |
Baca juga: Target Awal Perempuan Berbobot 500 Kg: Hilangkan 80-100 Kg dalam 4 Pekan (lll/up)












































Dr Muffi Lakdawala (Foto: Twitter/Dr Muffi Lakdawala)
Foto: Egypt Air/CNN