Jumat, 31 Mar 2017 12:33 WIB

Suplemen Alami Terpopuler untuk Turunkan Berat Badan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Foto: iStock
Jakarta - Demi menurunkan berat badan agar memiliki tubuh ideal, beberapa orang menjalani pengaturan pola makan. Selain itu, suplemen alami juga diandalkan. Lantas apa suplemen alami yang jadi andalan pembaca detikHealth?

detikHealth menggelar survei kecil-kecilan melalui media sosial terkait suplemen alami yang paling diandalkan untuk membantu menurunkan berat badan pada 29-30 Maret 2017. Bagaimana hasilnya?

Dari hasil yang diperoleh, suplemen alami terpopuler di kalangan pembaca dengan persentase lebih dari 50 persen adalah air yang dicampur lemon.

Baca juga: 5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur untuk Bantu Turunkan Berat Badan

Suplemen Alami Terpopuler untuk Turunkan Berat BadanFoto: Twitter
Menurut para pakar, konsumsi air putih yang dicampur dengan irisan lemon tak hanya membantu kerja sistem pencernaan, kandungan vitamin pada lemon juga meningkatkan metabolisme, termasuk ampuh turunkan berat badan.

Setelah air campur lemon, ternyata teh hijau masih digemari pembaca sebagai suplemen alami untuk turunkan berat badan. Pilihan teh hijau sebagai suplemen alami yang bantu menurunkan bobot, sejalan dengan studi yang dimuat di Journal of the American College of Nutrition. Menurut studi, partisipan yang minum 4 cangkir teh hijau tiap hari selama dua bulan rata-rata turun bobot sebanyak 2,7 kg dibanding mereka yang hanya minum air putih.

Sementara, di tahun 2013, analisis dari European Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum teh hijau secara rutin memiliki berat badan yang lebih rendah, lingkar pinggang lebih kecil, dan merasakan lebih banyak manfaat lain dari mengonsumsi teh hijau. Sebaiknya, pilih teh hijau yang diolah dengan bahan alami dan tanpa bahan tambahan apapun. Hindari pemakaian suplemen teh hijau sembarangan.

Sementara itu 8 persen pembaca menjatuhkan pilihannya pada cuka apel. Soal cuka apel untuk bantu turunkan berat badan, ahli diet dan nutrisi, Leona Victoria Djajadi MND menjelaskan cuka membuat transit time di lambung jadi lebih lama, sehingga bisa menurunkan kadar indeks glikemik.

Ahli gizi Mochamad Aldis, SKM, menambahkan cuka apel bisa menjadi alternatif saus salad pada sayur atau buah yang rendah kalori dibandingkan dengan mayonaise atau thousand island.

Di peringkat keempat, ada kopi hijau sebagai suplemen alami untuk membantu menurunkan berat badan. Ada 4 persen pembaca yang memilih kopi hijau yang belakangan sedang marak dijual di pasar online ini.

Dijelaskan Aldis, ekstrak biji kopi hijau memiliki banyak keuntungan terhadap kesehatan, salah satunya untuk menurunkan berat badan. Menurutnya, asam klorogenat tinggi yang terkandung pada biji kopi yang belum dipanggang memberi efek 'fat burning' alias membakar lemak. Meski demikian, dikatakan Aldis, belum ada penelitian kuat untuk membuktikan hal ini.

Bagi yang ingin menurunkan berat badan, Aldis berpesan, kunci keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh suplemen alami, tapi juga olahraga, mengatur pola makan sehat dan bergizi, istirahat yang cukup serta hindari makanan berlemak.

"Jadi suplementasi hanya membantu saja, tidak bisa diandalkan sepenuhnya," pungkas Aldis.

Baca juga: Tren Cuka Apel untuk Turunkan Berat Badan, Ini Penjelasan Ahli Gizi (hrn/vit)