Sabtu, 08 Apr 2017 16:02 WIB

'Aturan' Bercinta untuk Pasien Kanker Organ Reproduksi Pasca Operasi

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Setelah melakukan operasi, bekas berupa luka pasti muncul, termasuk setelah operasi kanker pada organ reproduksi. Lantas, bagaimana aturan tepat bercinta untuk pasien kanker organ reproduksi yang baru operasi?

dr Toto Imam S SpOG (K)Onk dari RSPAD Gatot Subroto mengatakan, berhubungan intim boleh saja dilakukan oleh pasien dengan kanker organ reproduksi. Namun tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan.

"Boleh dilakukan walaupun kanker serviks juga. Tapi ingat, istri kalau ngerasa nggak nyaman jangan dipaksa kan ada cara lain seperti sentuhan, ciuman dan pelukan," ucap dr Toto.

dr Toto mengatakan, komunikasi antara suami istri diperlukan untuk mengetahui keinginan masing-masing. Demikia ia sampaikan dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun Cancer Information and Support Center (CISC) ke-14 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).

Baca juga: 'Menggambar' Penis Pakai GPS untuk Tingkatkan Kewaspadaan Kanker Testis

Hal selanjutnya yang mesti diperhatikan adalah waktu untuk berhubungan intim. Pasien boleh berhubungan intim setelah melewati waktu penyembuhan, yaitu tiga bulan setelah operasi.

"Setelah operasi tiga bulan kan diperiksa lagi, lalu kalau bebas nggak ada keluhan ya silakan saja. Posisi juga semuanya boleh, yang penting nyaman," sambung dokter yang juga praktik di RS Hermina Jatinegara ini.

Lebih lanjut, dr Toto mengatakan pasien bisa mengalami risiko infeksi hingga robek jahitan. Hal itu bisa terjadi saat pasangan berhubungan intim di waktu pemulihan. Maka dari itu, proses ini harus dilakukan secara bertahap dan sebaiknya tidak terburu-buru.

"Seksualitas itu merupakan salah satu faktor penting dalam hidup seseorang. Jadi mesti diperhatikan juga saat terkena kanker," imbuh dr Toto.

Baca juga: Kena Kanker Stadium Lanjut Bukan Berarti Pasien Tak Perlu Lagi Berobat

(ajg/ajg)