8 Gejala Dehidrasi yang Sering Tidak Disadari (2)

8 Gejala Dehidrasi yang Sering Tidak Disadari (2)

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 11 Apr 2017 10:03 WIB
8 Gejala Dehidrasi yang Sering Tidak Disadari (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Gagal fokus, lemas dan haus merupakan gejala umum dehidrasi. Tapi menurut pakar, ada gejala lain yang sering tidak kita sadari ketika dehidrasi.

dr Diana Sunardi, M.Gizi, SpGK dari Indonesia Hydration Working Group (IHWG) mengatakan dehidrasi pada tingkat berat bisa menyebabkan kejang, tekanan darah turun hingga pingsan. Gejala ini tentunya membutuhkan pertolongan lanjutan dan bisa dikenali dengan mudah.

"Justru dehidrasi ringan yang sulit disadari gejalanya. Kalau yang ringan saja tidak disadari, nanti bisa saja terakumulasi menjadi berat," tutur dr Diana, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada bagian pertama sudah disebut beberapa gejala dehidrasi ringan seperti gagal fokus, gampang marah hingga kulit dan mulut yang kering. Simak bagian keduanya di sini ya.

1. Konstipasi

Foto: Thinkstock
Konstipasi atau sulit buang air besar tidak hanya terjadi karena kurang makan serat. Kurangnya asupan cairan bisa membuat feses menjadi terlalu padat, yang akhirnya membuat sulit dikeluarkan.

"Makanya kalau dirasa-rasa susah BAB, coba minum dulu sesuai anjuran 2 liter per hari," paparnya.

Baca juga: Ini Alasan Minum Air Putih Lebih Dianjurkan Ketimbang Minuman Manis


2. Jantung berdetak cepat

Foto: thinkstock
Jantung yang berdetak cepat bukan terjadi karena deg-degan atau gelisah. Dikatakan dr Diana, jantung juga bisa berdetak lebih cepat ketika tubuh kekurangan cairan.

"Asupan air kurang membuat jantung memompa lebih cepat karena kebutuhan darah yang kurang. Jika berlanjut, hal ini bisa menyebabkan aritmia atau gangguan irama jantung," urai dokter yang juga pengajar di FKUI-RSCM ini.

3. Pusing ketika berdiri

Foto: Thinkstock
Sering merasakan pusing ketika berdiri? Hati-hati. Menurut dokter, hal ini juga bisa terjadi karena kurang minum.

"Apalagi jika ditambah faktor cuaca panas ekstrem seperti ketika pergi haji. Awalnya pusing nanti lama-lama bisa sakit kepala. Karena itu ketika haji disarankan asupan air ditambah menjadi 5-6 liter," tuturnya.

4. Wajah kemerahan

Foto: iStock
Wajah kemerahan atau dalam istilah medis dikenal sebagai flushing juga merupakan gejala dehidrasi. Gejala ini biasa muncul ketika seseorang berada dalam cuaca panas atau setelah melakukan olahraga berat.

Baca juga: Tanda-tanda Dehidrasi di Ruangan Ber-AC


Halaman 2 dari 5
Konstipasi atau sulit buang air besar tidak hanya terjadi karena kurang makan serat. Kurangnya asupan cairan bisa membuat feses menjadi terlalu padat, yang akhirnya membuat sulit dikeluarkan.

"Makanya kalau dirasa-rasa susah BAB, coba minum dulu sesuai anjuran 2 liter per hari," paparnya.

Baca juga: Ini Alasan Minum Air Putih Lebih Dianjurkan Ketimbang Minuman Manis


Jantung yang berdetak cepat bukan terjadi karena deg-degan atau gelisah. Dikatakan dr Diana, jantung juga bisa berdetak lebih cepat ketika tubuh kekurangan cairan.

"Asupan air kurang membuat jantung memompa lebih cepat karena kebutuhan darah yang kurang. Jika berlanjut, hal ini bisa menyebabkan aritmia atau gangguan irama jantung," urai dokter yang juga pengajar di FKUI-RSCM ini.

Sering merasakan pusing ketika berdiri? Hati-hati. Menurut dokter, hal ini juga bisa terjadi karena kurang minum.

"Apalagi jika ditambah faktor cuaca panas ekstrem seperti ketika pergi haji. Awalnya pusing nanti lama-lama bisa sakit kepala. Karena itu ketika haji disarankan asupan air ditambah menjadi 5-6 liter," tuturnya.

Wajah kemerahan atau dalam istilah medis dikenal sebagai flushing juga merupakan gejala dehidrasi. Gejala ini biasa muncul ketika seseorang berada dalam cuaca panas atau setelah melakukan olahraga berat.

Baca juga: Tanda-tanda Dehidrasi di Ruangan Ber-AC


(mrs/vit)

Berita Terkait