Jumat, 14 Apr 2017 11:04 WIB

Sejarah Unik Penyakit Antraks, Pernah Populer Menular di Salon

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Antraks adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis dan umum menyerang hewan ternak. Hanya saja terkadang bakteri ini diketahui bisa menular juga ke manusia menyebabkan gejala seperti lesi di kulit berisi cairan yang meradang.

Saat ini bakteri antraks diketahui bisa menular bila seseorang melakukan kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi atau mengonsumsi dagingnya. Hanya saja beberapa puluh tahun lalu ada tren unik di mana antraks banyak menyebar dari kuas sisir untuk jenggot.

Sekitar tahun 1920 di Amerika Serikat salon cukur rambut populer menggunakan kuas sisir dari bulu hewan untuk membantu mengaplikasikan krim cukur. Nah karena proses produksi yang belum terlalu higienis, bakteri antraks dari bulu hewan masih bisa ikut terbawa menginfeksi pelanggan salon.

Baca juga: Begini Cara Bakteri Antraks Menular ke Manusia

Menurut laporan Lembaga Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada tahun 1915 sampai 1924 diperkirakan ada 149 kasus antraks dari Eropa dan Amerika Serikat yang berkaitan dengan penggunaan kuas sisir di salon. Studi yang dilakukan pada tahun 1921 menemukan bahwa pada saat itu sekitar 78 persen sampel kuas yang diteliti ditemukan positif antraks.

"Pengetahuan sejarah ini penting untuk layanan kesehatan karena kita sekarang melihat tren dalam kultur modern adanya ketertarikan untuk barang-barang kuno, terutama pada sisir dari bulu hewan," kata peneliti dalam laporan di jurnal Emerging Infectious Diseases dan dikutip dari Live Science, Jumat (14/4/2017).

"Informasi ini diharapkan bisa membantu penyedia layanan kesehatan dan pihak berwenang menjawab pertanyaan yang mungkin muncul," lanjut peneliti.

Menurut peneliti kuas sisir yang banyak digunakan oleh salon-salon saat ini lebih banyak terbuat dari bahan sintesis. Hanya saja dikhawatirkan ada salon yang sengaja mencari kuas antik dan menggunakannya untuk pelanggan.

Baca juga: 90 Persen Menyerang Kulit, Antraks Bisa Disembuhkan


(fds/vit)