Penjelasan Ilmiah Kenapa Bisa Muncul Lesung Pipi

Penjelasan Ilmiah Kenapa Bisa Muncul Lesung Pipi

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 16 Apr 2017 12:04 WIB
Penjelasan Ilmiah Kenapa Bisa Muncul Lesung Pipi
Foto: thinkstock
Jakarta - Lesung pipi adalah fitur unik di wajah yang bisa dimiliki oleh sebagian orang. Di masyarakat luas lesung pipi ini sering dianggap sebagai sesuatu yang dapat memperindah penampilan hingga beberapa orang rela melakukan operasi plastik hanya untuk memilikinya.

Tapi apa itu sebenarnya lesung pipi dan mengapa bisa muncul? Pembawa acara SciSchow Hank Green menjelaskan bahwa kemungkinan ada faktor genetik.

Baca juga: Lesung Pipi pun Bisa Dipalsukan dengan Operasi Plastik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lesung pipi sendiri menurut Hank bisa disebabkan karena adanya variasi pada otot bernama zygomaticus major yang menghubungkan antara mulut bagian bawah dengan tulang pipi. Pada kondisi normal saat seseorang tersenyum otot zygomaticus seharusnya bergerak sebagai satu kesatuan menarik ujung mulut seseorang ke arah atas.


"Tapi kadang otot tersebut bukannya bergerak sebagai satu kesatuan ke arah tulang pipi malah terpecah menjadi dua dan menempel di dua titik," kata Hank seperti dikutip dari SciShow, Minggu (16/4/2017).

"Satu bagian terhubung ke titik normal yaitu bagian sebelah atas mulut, sementara titik lain menghubungkan dirinya lebih ke arah bawah. Nah otot yang menempel pada titik bagian bawah ini bisa juga menempel pada kulit sehingga diduga menyebabkan lesung pipi," lanjutnya.

Peneliti memprediksi bahwa dalam beragam populasi orang-orang yang memiliki lesung pipi ada sekitar 10-40 persen. Genetik disebut menjadi faktor yang bermain peran besar dalam memicu hal ini.

"Tapi faktor lingkungan bisa juga memiliki peran. Sebagai contoh lesung pipi bisa berkaitan dengan jumlah lemak di wajah dan elastisitas kulit," kata Hank menjelaskan lebih jauh.

"Lesung pipi ini bisa datang dan pergi seiring berjalannya waktu. Pada beberapa orang lesung pipi mungkin hanya muncul ketika mereka dewasa sementara pada orang lain hanya muncul saat anak-anak," pungkasnya.

Baca juga: Dicolek Pakai Cabai Rawit, Bayi Bisa Jadi Punya Lesung Pipi?

(fds/up)

Berita Terkait