Cerita Wanita yang Terharu karena Merasa Dioperasi George Clooney

Cerita Wanita yang Terharu karena Merasa Dioperasi George Clooney

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 25 Apr 2017 20:05 WIB
Cerita Wanita yang Terharu karena Merasa Dioperasi George Clooney
Foto: thinkstock
Jakarta - Seorang wanita menjalani operasi pengambilan sel telur (Oocyte Pick-Up). Pasca operasi, ia mengatakan jika yang melakukan prosedur itu adalah aktor George Clooney.

Apa yang dialami wanita bernama Kayleigh ini diunggah di situs YouTube oleh saudaranya Emily Young. Dalam tayangan video berdurasi 1 menit 19 detik, tampak Kayleigh yang masih mengenakan pakaian serta penutup kepala saat operasi mengatakan Clooney-lah yang melakukan salah satu prosedur bayi tabung tersebut.

"Saya ingin Anda semua tahu bahwa saya melihat dia. Saya tahu George Clooney melakukan ini. Dia mengambil 25 sel telur saya dan saya yakin ini bisa membuat prosedur bayi tabung saya berhasil," kaya Kayleigh. Ia bahkan bertanya pada pria yang merekamnya apakah dia melihat kehadiran Clooney.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Si pria menjawab dia melihatnya dan Clooney adalah pria yang baik. Sementara, Kayleigh masih tak percaya jika dia ditangani oleh Clooney. Ya, Clooney memang berperan sebagai dr Doug Russ dalam serial TV ER. Tapi di kehidupan nyata, pastinya Clooney tak memiliki kompetensi di dunia medis.

"Saya tidak percaya Clooney melakukannya. Ya, dia melihat vagina saya. Saya tidak bisa mempercayainya," ujar Kayleigh.

Soal apa yang dialami Kayleigh, Kepala Klinik Nyeri RSU Dr Soedono Madiun, dr Mirza Koeshardiandi, SpAn-FIPM mengatakan kejadian seperti ini disebut dengan Postoperative Cognitive Dysfunction (POCD) atau gangguan kognitif yang terjadi setelah operasi. Sifat gangguan ini, kata dr Mirza, mulai dari ringan sampai berat kemudian mulai dari sementara sampai permanen.

Baca juga: Bukan dari Sperma dan Sel Telur, Embrio Ini Tercipta dari Sel Punca

"Jadi pasien ini mengalami POCD karena dia merasa dioperasi seorang George Clooney tapi pada kenyataannya dia tidak dioperasi oleh bintang film itu. POCD bisa disebabkan karena banyak faktor. Tapi, dua faktor utamanya yaitu anestesi dan usia. Makin bertambah usia, insidennya makin tinggi. Anestesi pun berpengaruh. Pada bius total, lebih banyak kejadian POCD-nya dibanding dengan bius separuh badan atau lokal (spinal)," papar dr Mirza saat dihubungi detikHealth.

Lama operasi menurut dr Mirza juga berpengaruh karena berhubungan dengan durasi pemberian anestesi. dr Mirza mengatakan, umumnya operasi pengambilan sel telur prosedurnya cukup cepat dan pasiennya berusia muda. Sehingga, perlu dilihat faktor lain, salah satunya pasien memiliki permasalahn cukup sulit di mana dia susah mendapat keturunan. Artinya, si pasien pasti sudah melakukan penggalian ilmu kedokteran, solusi medis, dan hal lain hingga dia bisa mempelajari banyak hal agar bisa hamil.

"Pasien seperti ini dia punya semacam keinginan atau harapan besar agar punya anak. Di luar negeri, George Clooney adalah bintang film yang cukup tampan. Di serial ER dia jadi dr Doug yang cekatan. Sehingga, jadi idola banyak orang terutama para ibu dan wanita. Ketika wanita menjalani proses pembiusan, bisa saja dia berharap ada faktor seperti itu di mana dia bertemu sang idola. Jadi itu (perasaan ditangani oleh George Clooney) bisa saja terjadi," tutur dr Mirza.

Baca juga: Berkat Sel Telur yang Dibekukan Saat Anak-anak, Wanita Ini Sukses Lahirkan Bayi

(rdn/up)

Berita Terkait