Menurut kabar, Hayden mengalami cerebral edema atau pembengkakan otak yang memicu peningkatan tekanan di dalam tempurung kepala atau intracranial pressure (ICP). Tindakan operasi dibutuhkan untuk mengurangi tekanan agar tidak berdampak fatal.
Namun dalam kasus Hayden, tim dokter belum bisa melakukan operasi karena kondisi pebalap dari tim Red Bull Honda ini masih sangat kritis. Mereka akhirnya menempatkan Hayden dalam kondisi 'medically induced coma', atau dibuat koma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan tersebut, dikutip dari Foxsportsasia.com biasanya dilakukan saat pasien berada dalam risiko tinggi untuk mengalami kerusakan otak. Induced coma juga bertujuan untuk mengontrol dinamika tekanan di otak. Dalam kondisi tersebut, otak bisa beristirahat dan diharapkan pembengkakan bisa berkurang.
Lamanya seseorang ditempatkan dalam kondisi induced coma sangat beragam. Jenis cedera dan perkembangan pasien turut menjadi pertimbangan dalam menentukan lamanya induced coma diberlakukan. Ada yang hanya beberapa hari, namun ada pula yang sampai berbulan-bulan.
Baca juga: Kerusakan Otak Serius Seperti Nicky Hayden, Bisakah Sembuh Total?
(up/vit)











































