"Apa yang terjadi adalah reaksi tak terduga dari obat-obatan yang sudah diresepkan. Saya tak menyadari bahwa gabungan beberapa obat memengaruhi saya dengan sangat kuat," demikian pernyataan Woods, dikutip dari detikSport.
Secara medis, memang kondisi mabuk atau menurunnya kesadaran tak hanya bisa disebabkan oleh alkohol. Data dari Substance Abuse and Mental Health Services (SAMHSA) pada tahun 2010 menyebut sekitar 10 juta orang ditahan karena mengemudi sambil mabuk akibat pengaruh obat-obatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laman Findlaw.com menyebut penggunaan obat-obatan ilegal dan narkoba seperti kokain dan methamphetamine dapat menyebabkan seseorang mengalami euforia, kesulitan mengenali arah serta paranoia. Hal ini jelas-jelas membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya karena dapat memicu kecelakaan.
Lain halnya dengan obat-obatan seperi ganja, morfin dan heroin membuat seseorang merasa rileks dan tenang. Hal ini terjadi karena menurunnya denyut jantung yang membuat seseorang cenderung mengantuk.
Tiger Woods diamankan polisi karena mabuk saat berkendara (Foto: The Palm Beach County Sheriff's Office via Getty Images) |
Di sisi lain, obat-obatan resep dan obat yang dijual bebas juga memiliki risiko membahayakan bagi pengemudi. Contoh paling lazim adalah larangan mengemudi dan berkendara sesaat setelah mengonsumsi obat pilek yang mengandung dekongestan karena dapat menyebabkan kantuk. Selain dekongestan, berikut beberapa obat lain yang berbahaya jika diminum sebelum mengemudi:
- Anti-depresan: Obat anti-depresan memiliki efek menenangkan atau sedatif sehingga membuat pengemudi sulit mengenali arah.
- Valium: Konsumsi 10 mg valium memiliki efek yang sama seperti ketika kandungan alkohol dalam darah mencapai 0,10 persen.
- Anti-histamin: Sebagian besar obat anti-histamin memperlambat reaksi dan refleks tubuh serta memengaruhi kemampuan koordinasi anggota tubuh.
- Obat tidur: Rata-rata obat tidur memiliki pengaruh yang bisa dirasakan hingga pagi hari setelah bangun tidur.
- Hidrokodon: Obat dengan efek mirip opioid ini lazim digunakan oleh obat pereda nyeri seperti Vicodin. Efeknya pun disebut-sebut mirip dengan morfin, kodein dan oksikodon yang dapat memengaruhi kemampuan koordinasi anggota tubuh.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Tiger Woods soal obat apa yang membuatnya mabuk dan ditahan polisi. Namun pegolf dengan prestasi 14 kali juara ini belakangan tak bisa tampil maksimal karena cedera punggung kronis yang dideritanya.
Baca juga: Mabuk Karena Obat Resep Seperti yang Dialami Tiger Woods, Bisakah Terjadi?
(mrs/up)












































Tiger Woods diamankan polisi karena mabuk saat berkendara (Foto: The Palm Beach County Sheriff's Office via Getty Images)