"Sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Bisa dilihat kok, dari data ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) memang polusi berkurang," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan, Achmad Yurianto.
Baca juga: Banyak Kendaraan, Seberapa Parah Tingkat Polusi di DKI Jakarta?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga pabrik, selama lebaran banyak yang tidak beroperasi," tambah Achmad, ditemui di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Merak, Banten.
Namun peningkatan kualitas udara, menurut Achmad, tidak bisa diamati begitu saja dengan kasat mata. Polutan dari asap kendaraan bermotor misalnya, terkadang tidak terlihat tapi dampaknya bisa berpengaruh pada kesehatan.
"Saya percaya ada penurunan polusi, tapi saya tidak percaya foto. Saya malah belum lihat fotonya, tapi itu kan bisa dimain-mainin hahaha," tutup Achmad.
Baca juga: Akankah Kualitas Udara Jakarta Semakin Memburuk? Ini Jawab BPLHD (up/up)











































