Penyebabnya bisa sangat beragam, semisal gangguan genetik atau masalah pada kelenjar tertentu dalam tubuh yang kemudian menghambat atau bahkan menghentikan proses pertumbuhan mereka.
Sayangnya kondisi ini rata-rata tidak dapat disembuhkan, sehingga tidak menutup kemungkinan mereka akan terjebak di tubuh anak-anak dalam waktu yang lama, bahkan mungkin selamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Makan Telur Sehari Sekali, Anak Bisa Tumbuh Tinggi Terhindar Stunting
1. Sindrom Highlander
Shin Hyomyung, pria berusia 26 tahun yang berwajah seperti anak SD karena Sindrom Highlander. (Foto: Koreaboo) |
Sindrom ini mengemuka karena kondisi seorang pria bernama Shin Hyomyung dari Korea Selatan. Di tahun 2015, ia muncul di sebuah acara televisi lokal untuk membahas kondisinya. Meski terlihat seperti anak SD, Shin sebenarnya sudah berusia 26 tahun.
Tampak luar, Shin juga memiliki baby face, lengkap dengan pipinya yang gembul dan kulitnya yang mulus.
Di acara yang sama, Shin juga memperlihatkan bukti berupa kartu identitas atau KTP miliknya. Di situ tercantum pria tersebut terlahir di tahun 1989.
Sindrom Highlander mengakibatkan penderitanya mengalami proses penuaan yang sangat lama. Padahal saat masih kecil, Shin tumbuh dengan normal. Namun tiba-tiba saja proses penuaannya melambat, bahkan berhenti begitu saja saat usianya beranjak remaja.
Baca juga: Bocah Ini Bukan Anak SD, Melainkan Pria Berusia 26 Tahun Lho
2. Sindrom X
Beberapa waktu lalu ada seorang bocah bernama Layla Qualis mengalami sindrom langka yang membuat pertumbuhan fisik dan mentalnya terhenti. Saat itu di usianya yang sudah 3 tahun, penampilannya masih seperti bayi 9-10 bulan. Tak hanya itu, berat badannya hanya 8,9 kg.
Menurut ilmuwan dari University of California Los Angeles, kondisi yang dialami Layla disebut Sindrom X. Diperkirakan hanya diidap 7 orang di seluruh dunia.
Hanya saja sampai saat ini belum ditemukan gen penyebab kondisi genetik ini.
Baca juga: Sindrom Langka Bikin Pertumbuhan Bocah Ini Berhenti di Usia 9 Bulan
3. Mucopolysaccharidosis (MPS)
Kohey Nishi, pria berusia 24 tahun yang terjebak di tubuh anak-anak karena penyakit langka bernama Mucopolysaccharidosis (MPS). (Foto: Facebook Kohey Nishi) |
Seorang bintang film porno asal Jepang bernama Kohey Nishi menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Bukan karena pekerjaannya tetapi perawakannya yang tak ubahnya anak-anak. Padahal usia Kohey sebenarnya adalah 24 tahun.
MPS terjadi akibat tubuh tak dapat memproduksi enzim tertentu. Pada diri Kohey, ciri fisik penderita MPS jelas terlihat, yaitu tubuhnya yang tidak mampu tumbuh tinggi. Sebagai gambaran, di usia Kohey saat ini, tingginya hanya sekitar 109 cm.
Namun Kohey tergolong beruntung sebab penderita MPS lainnya ada yang mengalami keterbelakangan mental, gangguan pada kornea mata, gangguan pendengaran, hidung meler kronis hingga hiperaktif dan depresi.
Baca juga: Bintang Porno Kohey Nishi Selalu Tampak Seperti Anak-anak, Ini Sebabnya
4. Kondisi misterius
Nama Gabby Williams sempat mengemuka di tahun 2014 karena sebuah kondisi yang langka, bahkan belum ada namanya. Yang pasti Gabby mengalami perlambatan proses penuaan.
Tak heran, di usianya yang sudah 9 tahun, Gabby masih seperti bayi baru lahir sehingga sangat bergantung pada kedua orang tuanya.
Gabby juga terlahir dalam keadaan buta dan tak bisa bicara. Sejumlah gejala yang terlihat padanya adalah bibir sumbing dan tak memiliki refleks menelan. Otak Gabby juga dipastikan mengalami kecacatan, termasuk pada jantungnya.
Baca juga: Gadis Kecil Ini Tak Bisa Menua karena Penyakit yang Sangat Langka
5. Gangguan kelenjar pituitari
Tomislav Jurcec, pria berusia 23 tahun yang bertubuh dan berwajah remaja karena gangguan kelenjar pituitari. (Foto: Facebook/Tomislav Jurcec) |
Tomislav Jurcec berwajah seperti remaja, tetapi usia sebenarnya adalah 23 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada kelenjar pituitari yang ada di dasar otaknya.
Kelenjar ini berfungsi mengendalikan pertumbuhan dan proses penuaan yang terjadi dalam tubuh setiap orang. Namun akibat gangguan tersebut, Jurcec tak mengalami kedua proses tersebut, sehingga ia seolah-olah terjebak di tubuh remaja laki-laki.
Pada kasus lain, gangguan pada kelenjar pituitari juga dapat membuat seseorang tumbuh raksasa.
Baca juga: Idap Kondisi Langka, Pria Ini Perankan 'Si Cebol' di Game of Thrones
6. Keracunan merkuri
Awalnya bocah bernama Iqbal ini mengalami kejang-kejang. Setelahnya, pertumbuhannya seolah terhambat. Saat itu (2016), di usianya yang memasuki 2,5 tahun, Iqbal belum bisa duduk dan berdiri. Berat badannya juga hanya 2 kg.
"Dokter bilang infeksi paru-paru, lalu gizi buruk dan yang terakhir dibilang down syndrome. Semua dilakukan tapi nggak ada perubahan," ucap sang ibu, Fatimah.
Sejauh ini diduga Iqbal mengalami kondisi ini karena terpapar merkuri sebab ia tinggal di daerah penambangan emas di Lombok.
Baca juga: Kisah Bocah yang Pertumbuhannya Terhambat karena Diduga Terpapar Merkuri (lll/fds)












































Shin Hyomyung, pria berusia 26 tahun yang berwajah seperti anak SD karena Sindrom Highlander. (Foto: Koreaboo)
Kohey Nishi, pria berusia 24 tahun yang terjebak di tubuh anak-anak karena penyakit langka bernama Mucopolysaccharidosis (MPS). (Foto: Facebook Kohey Nishi)
Tomislav Jurcec, pria berusia 23 tahun yang bertubuh dan berwajah remaja karena gangguan kelenjar pituitari. (Foto: Facebook/Tomislav Jurcec)