Menanggapi hal ini, Dr drg Rina Permatasari, SpKG mengatakan gigi yang berlubang jika dibiarkan tanpa penanganan akan menyebabkan infeksi. Sebab lubang pada gigi bisa menjadi tempat kuman dari sisa makanan berkembang biak.
"Itu makanan masuk ke lubang pada gigi sehingga menyebabkan infeksi yang berlanjut. Sehingga makanan yang masuk jadi kuman dan lebih parah," ucap drg Rina kepada detikHealth baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
drg Rina melanjutkan risiko lainnya yang bisa terjadi adalah gigi bisa tipis dan pecah. Sebab gigi berlubang sudah kehilangan beberapa bagiannya.
"Jadi kalau sudah lepas secepatnya ditambal. Jangan ditunggu giginya sakit karena rasa sakit itu artinya tanda sudah ada masalah pada gigi tersebut," imbuh dokter yang praktik di RS Pondok Indah ini.
Lebih lanjut, drg Rina menjelaskan hal yang menyebabkan tambalan mudah lepas pada gigi berlubang. Misalnya cara makan yang mengonsumsi makanan keras.
"Jadi makannya dijaga, jangan yang keras seperti kacang, daging dan kerupuk yang alot. Atau kebiasaan mengunyah es batu dan tulang ayam, itu kalau bisa dihindari," pungkas drg Rina.
Baca juga: Amalgam, Tambal Gigi Bermerkuri yang Pernah Populer (up/up)











































