Minggu, 23 Jul 2017 15:07 WIB

Inspiratif! Berjuang Lawan Depresi, Salurkan Stres Lewat Olahraga

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jemima Djatmiko, praktisi gaya hidup sehat yang berjuang melawan depresi/Foto: Christopher Wadsworth
Jakarta - Belakangan banyak figur terkenal dikabarkan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri dilatarbelakangi oleh depresi berlebih yang tak terkontrol. Perlu diketahui sebenarnya ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk menangani depresi ini.

Praktisi gaya hidup sehat Jemima Djatmiko mengatakan salah satu cara tersebut adalah dengan rutin berolahraga. Jemima sendiri bercerita bahwa dulu ia pernah berjuang melawan depresi.

Saat itu, wanita yang pernah mewakili Indonesia di kompetisi kebugaran Test of Will 2017 Asia Tenggara yang digelar di Malaysia ini tengah berada pada titik terendah dalam hidup. Banyak masalah yang harus ia hadapi seorang diri.

"Banyak hal yang saya alami, yang benar-benar merasa di bawah. Ya ada masalah keluarga, masalah pribadi juga. Waktu itu memang harus melalui proses perceraian yang susahnya luar biasa dan itu buat saya jadi depresi," tutur Jemima saat berbincang dengan detikHealth.

"Waktu itu saya juga nggak punya siapa-siapa di sekitar saya, keluarga saya juga menentang itu. Ya kejadiannya adalah saya sudah putus asa, udah mau give up sebenarnya, cuma kita percaya masih ada Tuhan ya. Tuhan yang masih jaga kita, Tuhan masih sayang sama kita," kenang Jemima.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Olahraga Bisa Hilangkan Stres

Dalam sebuah kontes kebugaran, Jemima sanggup menarik mobil seberat 1,5 ton dengan tenaganya sendiri/ Foto: Instagram @jemimajobeDalam sebuah kontes kebugaran, Jemima sanggup menarik mobil seberat 1,5 ton dengan tenaganya sendiri/Foto: Instagram @jemimajobe


Diakui Jemima saat depresi, ia cenderung ingin menyakiti diri secara fisik. Namun, tak ingin terlalu dalam alami depresi dengan bantuan seorang psikolog akhirnya Jemima pun bangkit. Ia mengatakan ketimbang menyakiti diri ia mengalihkannya dengan hal yang lebih positif yaitu olahraga seperti lari atau angkat beban.

"Karena di olahraga itu kan rasanya ngos-ngosan, badan rasanya capek, cuma dengan cara tersebut kita tidak menyakiti diri tapi kita melakukan sesuatu yang lebih baik, lebih berguna dan justru malah ada hasilnya," kata Jemima.

"Sudah gitu kan ada hormon endorfin, ya sudah saya lebih happy lebih seneng," pungkasnya.

Hormon endorfin adalah hormon yang dapat membantu mengatur suasana hati seseorang. Berolahraga diketahui dapat memicu tubuh untuk memproduksinya sehingga orang yang sedang stres, sedih atau depresi memang sering disarankan melakukan aktivitas fisik.

Baca juga: Daftar Olahraga yang Wajib Dicoba untuk Atasi Stres

Olahraga yang digeluti Jemima tergolong ekstrem, ini salah satunya:


(hrn/fds)