Wah, Jacinto Rayakan Ultah ke-78 dengan CrossFit

Wah, Jacinto Rayakan Ultah ke-78 dengan CrossFit

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 26 Jul 2017 15:04 WIB
Wah, Jacinto Rayakan Ultah ke-78 dengan CrossFit
Jacinto Bonill, kakek 78 tahun yang merayakan ulang tahun dengan latihan CrossFit. (Foto: Instagram/wodfever)
Jakarta - Jacinto Bonill dikenal sebagai kakek penggila olahraga. Ia bahkan punya nama tenar: Kakek Cross Fit. Menariknya, ia memiliki kebiasaan unik saat merayakan ulang tahunnya.

Kebiasaan itu adalah melakukan serangkaian latihan fisik, mulai dari pull ups, squats, deadlifts dan kettlebell swings sebanyak jumlah usianya. Kebiasaan ini dilakukannya sejak ulang tahunnya yang ke-69.

Ia bahkan memiliki nama khusus untuk rangkaian olahraga yang dilakukannya saat ulang tahun itu, yaitu Jacinto Storm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Shirley, Nenek 78 Tahun yang Masih Bisa Angkat Beban Seberat 111 Kg

Hal yang sama pun dilakukan pria asal New York City itu tahun ini. Tahun ini usia Jacinto memasuki 78 tahun, yang jatuh pada 3 Juli lalu. Itu berarti tahun ini kakek 12 cucu tersebut melakukan 78 kali squats, 78 kali push ups, 78 kali pull ups, 78 ball shots, 78 kettlebell swings, 78 deadlifts dengan total berat 41 kg, kemudian ditutup dengan 78 double unders.

Kali ini 'ritual' tersebut dilakukan CrossFit Hell's Kitchen, New York, bersama puluhan orang yang tertarik untuk mencoba latihan Jacinto. Jacinto Storm konon telah dikenal luas tak hanya di komunitas CrossFit di New York tetapi juga hingga ke Brazil dan Jerman.

"Jangan sakiti dirimu," pesan Jacinto kepada belasan pegiat CrossFit yang mengikutinya sebelum latihan, seperti dilaporkan Today.

Begitu selesai, Jacinto langsung menerima tepuk tangan dari pengunjung gym yang ada. "Jika Anda bisa mempertahankannya, maka di usia 78 Anda akan sehat-sehat saja," tambahnya.

Baca juga: Usia Boleh 60 Tahun, Tapi Pria Ini Masih Jadi Juara Binaraga

Jacinto mengaku mulai menjadi penggila fitness sejak masih remaja dan berlatih tinju di Spanish Harlem. Jenis latihan yang dilakukannya juga meluas, dari bela diri, marathon hingga binaraga.

Hingga kemudian di tahun 2006, Jacinto mengenal CrossFit setelah membaca tentang latihan ini di sebuah majalah dan melihat orang-orang yang melakukannya di Central Park. Rutinitasnya berlatih CrossFit sempat terhenti setelah Jacinto diserang kanker prostat di tahun 2008.

Namun begitu sembuh, ia langsung kembali lagi ke gym. Pria ini juga membangun gymnya sendiri yang kemudian diberi nama CrossFit 1939, sesuai dengan tahun kelahirannya. Jacinto turun tangan menjadi instrukturnya dan ia rutin berlatih lima kali perpekan.

Tak hanya itu, Jacinto juga ambil bagian dalam CrossFit Games. Ketika ditanya mau sampai kapan akan melakukan Jacinto Strom, pria ini mengatakan, "Sampai saya tiada lagi," katanya.

Pria berjanggut ini juga selalu merasa jauh lebih muda saat melakukan latihannya itu. (lll/up)

Berita Terkait