Kata Dokter Soal Manfaat Puasa Arafah dan Tarwiyah

Kata Dokter Soal Manfaat Puasa Arafah dan Tarwiyah

Erika Kurnia - detikHealth
Selasa, 29 Agu 2017 12:45 WIB
Kata Dokter Soal Manfaat Puasa Arafah dan Tarwiyah
Umat Muslim disunahkan untuk melakukan puasa Arafah dan Tarwiyah menjelang Hari Raya Idul Adha. Simak komentar dokter soal manfaat puasa ini bagi kesehatan: (Foto: Merza Gamal)
Jakarta - Umat Muslim disunahkan untuk melakukan puasa Arafah dan Tarwiyah menjelang Hari Raya Idul Adha. Dalam hadis Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa puasa Tarwiyah dan Arafah dapat menghapuskan dosa setahun ke depan dan ke belakang.

Dari segi kesehatan, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengatakan sejatinya puasa selama 2 hari ini tidak terlalu signifikan. Berbeda dengan puasa di bulan Ramadhan, di mana umat Muslim diwajibkan berpuasa sebulan penuh.

Baca juga: Manfaat Puasa Zulhijah untuk Kesehatan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Puasa sehari dua hari, terutama buat orang-orang yang hanya ikut puasa musiman, nggak secara signifikan memberi banyak perubahan untuk kesehatan seperti saat puasa Ramadhan sebulan penuh," ungkap dr Ari saat dihubungi detikHealth, baru-baru ini.

Meski begitu, dr Ari melihat sisi lain dari sunah untuk menjalankan puasa ini. Menurutnya, puasa Arafah dan Tarwiyah merupakan bentuk lain dari beribadah, yakni merasakan bagaimana rasanya mengalami kekurangan dan menahan lapar.

Hal ini baik bagi kesehatan jiwa, agar seseorang tidak melulu terjebak dalam situasi di mana kebutuhan selalu tercukupi, bahkan berlebih.

"Puasa sunah ini kan intinya bentuk ibadah, sebagai simbol pengorbanan, merasakan lapar sebelum puncaknya berbagi dengan berkurban. Saya rasa untuk sehari dua hari puasa ini bisa untuk meditasi juga," tutupnya.

Baca juga: Meski Hanya 2 Hari, Ini Manfaat Puasa Arafah dan Tarwiyah (mrs/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads