Senin, 11 Sep 2017 19:49 WIB

Ketombe Seringnya Muncul Karena Kondisi Ini

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kulit yang kering adalah penyebab yang paling umum terhadap munculnya ketombe. Foto: iStock Kulit yang kering adalah penyebab yang paling umum terhadap munculnya ketombe. Foto: iStock
Jakarta - Ketombe memang jarang sekali mengakibatkan kondisi yang lebih serius pada kesehatan. Namun rambut berketombe tentu amat mengganggu dan mengurangi rasa percaya diri. Lantas, faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan munculnya ketombe pada rambut?

Dokter spesialis kulit, dr Galih Manggala SpKK mengatakan bahwa ketombe atau ptyriasis sicca adalah kondisi pengelupasan kulit pada bagian kepala tanpa disertai peradangan. Nah, kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan munculnya ketombe pada rambut antara lain adalah kondisi kulit yang kering.

"Kulit yang kering adalah penyebab yang paling umum terhadap munculnya ketombe. Ketombe akibat kulit kering umumnya lebih kecil seperti sisik. Selain kulit kepala Ä·ulit tangan dan kaki biasanya juga menjadi kering," tutur pria berkacamata itu.

Menurut dr Galih, ketombe dengan karakteristik kekuningan dan berminyak juga sering dijumpai pada kondisi kulit dengan penyakit dermatitis seboroik. Kondisi ini bisa memengaruhi daerah tubuh lain yang kaya akan kelenjar minyak, seperti alis mata, hidung bagian samping, tulang dada, selangkangan dan ketiak.

Baca juga: Muncul Sisik-Putih sisik di Kulit Kepala, Ketombe atau Psoriasis?

Lebih lanjut dr Galih mengatakan bahwa pada pasien psoriasis pun memiliki ketombe dengan karakteristik tebal dan disertai sisik berwarna keperakan. Psoriasis ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memicu banyak sel kulit untuk tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk kulit kepala.

"Orang yang menderita psoriasis cenderung mengalami rambut berketombe," ujar dokter asal Malang, Jawa Timur tersebut.

Di samping itu, imbuh dr Galih, infeksi jamur malassezia juga menyebabkan rambut berketombe. Malassezia biasanya hidup di kulit kepala tanpa menyebabkan penyakit. Tapi jika berkembang secara berlebihan, jamur ini akan menyebabkan iritasi pada kulit kepala.

"Iritasi yang terjadi menyebabkan pertumbuhan sel kulit yang lebih cepat. Sel kulit yang berlebihan akan mati dan menempel pada rambut dan akhirnya jatuh ke pakaian sebagai ketombe," pungkas dr Galih.

Baca juga: Mirip Ketombe, Ini Ciri Kulit dengan Penyakit Autoimun Psoriasis

(hrn/fds)