Cara Mengukur Kebugaran Menurut Dokter Olahraga

Cara Mengukur Kebugaran Menurut Dokter Olahraga

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 24 Okt 2017 10:38 WIB
Cara Mengukur Kebugaran Menurut Dokter Olahraga
Kebugaran tidak bisa diukur hanya dengan beberapa gerakan. Ada beberapa komponen yang harus diperhatikan agar masuk kriteria bugar. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Ada berbagai macam bentuk olahraga masa kini yang bisa menjadi referensi ketika memutuskan ingin berolahraga dan meningkatkan kebugaran. Salah satunya yang sedang hits adalah menutup bagasi dengan menggunakan kaki.

Namun, tentu saja kebugaran tidak bisa dinilai hanya dari kemampuan melakukan tren tersebut. Ada beberapa komponen yang harus diperhatikan agar masuk kriteria bugar.

Komponen kebugaran yg mendasar terdiri dari komposisi tubuh, kelenturan tubuh, kekuatan otot dan daya tahan jantung-paru, demikian disampaikan oleh spesialis kedokteran olahraga, dr Angelica Anggunadi, SpKO dari Program Studi Ilmu Kedokteran Olahraga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Tren Kebugaran Paling Kekinian: Menutup Bagasi Pakai Kaki

"Untuk mengukur berbagai komponen kebugaran fisik tersebut ada sangat banyak metode tes kebugaran yang dapat dipilih berdasarkan kondisi tiap individu," kata dr. Angelica saat dihubungi detikHealth.

Lantas, orang tersebut tampak bugar atau tidak, bisakah dilihat dari tampilan fisik? "Tampilan fisik hanya dapat memberikan perkiraan bahwa komposisi tubuh seseorang mungkin bagus. Tapi tetap tidak menjamin," pungkas dr Angelica.

Baca juga: Ingin Meniru Tantangan Menutup Bagasi Pakai Kaki? Kuasai Dulu Trik Ini

(hrn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads