Kondisi Langka Membuat Wanita Ini Mengeluarkan Keringat Darah

Kondisi Langka Membuat Wanita Ini Mengeluarkan Keringat Darah

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 24 Okt 2017 11:35 WIB
Kondisi Langka Membuat Wanita Ini Mengeluarkan Keringat Darah
Foto saat sang wanita mengalami episode keringat darah. (Foto: Live Science/CMAJ)
Jakarta - Ketika kamu sedang bersantai bersama teman atau kerabat lalu tanpa peringatan tiba-tiba saja ada darah mengalir keluar dari pori-pori kulit wajah, apa yang akan kamu lakukan? Sebagian besar orang mungkin akan panik dan hal itulah yang terjadi pada seorang wanita berusia 21 tahun dari Italia.

Dilaporkan dalam jurnal Canadian Medical Association Journal (CMAJ), sang wanita diketahui bisa mengeluarkan darah dari kulitnya yang sehat tanpa ada luka atau lesi. Kepada dokter sang wanita bercerita bahwa kondisinya sudah terjadi selama tiga tahun terakhir dan semakin buruk bila sedang stres.

Baca juga: Olivia Menangis Air Mata Darah, Diduga Terkena Penyakit Langka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hematolog dr Jacalyn Duffin dari Queen's University mengatakan apa yang dialami oleh sang wanita bernama hematidrosis. Beberapa kasus pernah dilaporkan namun dokter-dokter masih skeptis sampai kasus yang menimpa wanita ini.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa memang cairan merah yang keluar dari wajahnya adalah darah, bukan keringat. Pemeriksaan jaringan kulit juga menunjukkan bahwa semuanya normal-normal saja.

"Kredibel, meskipun kasusnya sedikit, observasi menunjukkan bahwa kejadian keringat darah memang ada," kata dr Jacalyn seperti dikutip dari livescience, Selasa (24/10/2017).

Kanan foto wajah sang wanita saat mengalami episode keringat darah, kiri analisa kulit wajahnya yang tampak normal.Kanan foto wajah sang wanita saat mengalami episode keringat darah, kiri analisa kulit wajahnya yang tampak normal. Foto: Live Science/CMAJ


Hingga saat ini belum diketahui apa yang menyebabkan sang wanita bisa mengeluarkan keringat darah. Ada peneliti yang berhipotesis karena tekanan darah tinggi, hormon, sampai kondisi gangguan darah.

Sang wanita pada akhirnya diberikan obat hipertensi yang kemudian ia akui mengurangi kejadian keluarnya keringat darah. Ia juga mendapatkan obat antidepresan untuk mengurangi rasa stresnya bila mengalami hal tersebut di tempat umum.

Baca juga: Hematidrosis si Penyakit Keringat Darah (fds/up)

Berita Terkait