ADVERTISEMENT

Kamis, 26 Okt 2017 16:18 WIB

Selain Sindrom Putri Tidur, Ini Penyebab Lain Orang Telelap Berhari-hari

Erika Kurnia - detikHealth
Ada banyak alasan mengapa orang bisa tidur panjang, salah satunya Narkolepsi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Tidur terlampau lama seperti dialami Echa, bocah asal Kalimantan Selatan, tidak selalu disebabkan oleh Sindrom Putri Tidur. Penyakit narkolepsi juga bisa jadi penyebabnya.

Narkolepsi adalah penyakit sistem saraf pusat yang membuat pengidapnya merasakan kantuk berlebihan di siang hari dan jatuh tidur dalam waktu yang sangat panjang. Kondisi ini dan Sindrom Putri Tidur atau Kleine-Levin Syndrome sama-sama disebabkan masalah di saraf pusat.

Baca juga: Kondisi Fisik Echa 'Putri Tidur' Disebut Baik-baik Saja, Apa Artinya?

Akan tetapi, narkolepsi juga diikuti dengan cataplexy atau melemahnya otot secara tiba-tiba, yang membuat penderitanya terjatuh atau paralisis pada 70 persen penderitanya. narkolepsi diperkirakan diderita oleh sekitar 2 juta orang di seluruh dunia.

Dikutip dari Dailymail, Kamis (26/10/2017), sebagian besar pengidap narkolepsi akan jatuh tidur ke fase REM dalam waktu lima menit. Ini lebih cepat dibandingkan dengan rata-rata tidur orang normal yang membutuhkan 40 menit.

Baca juga: Ramai Dikaitkan dengan Echa 'Putri Tidur', Apa Itu Kleine-Levin Syndrome?

Orang dengan narkolepsi telah ditemukan memiliki jumlah sel saraf hypocretin yang menurun secara nyata di otak. narkolepsi biasanya dimulai pada periode remaja atau dewasa muda dan tidak biasa dialami anak-anak. Penyebab dari kondisi ini memang belum terjawab, walaupun penelitian menunjukkan adanya kelainan pada sekelompok sel yang disebut sistem hypocretin.

Pengobatan utama untuk narkolepsi adalah stimulan saraf pusat Provigil dan Nuvigil. Pilihan lain seperti Xyrem. Jika tidak diobati segera, kondisi yang pernah dialami vokalis Nirvana Kurt Cobain ini berangsur-angsur akan menjadi lebih buruk.

Baca juga: Echa 'Putri Tidur' di Kalsel Masih Bergelut dengan Penyakit Misterius

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT