Studi: Ganti Musim Bisa Buat Orang Alami Rambut Rontok

ADVERTISEMENT

Studi: Ganti Musim Bisa Buat Orang Alami Rambut Rontok

Erika Kurnia - detikHealth
Senin, 30 Okt 2017 18:15 WIB
Kerontokan rambut dapat lebih sering terjadi pada momen pergantian musim. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta - Kerontokan rambut adalah masalah umum yang disebabkan banyak faktor. Salah satu faktor yang ditemukan penelitian terbaru adalah peralihan musim dari musim panas ke musim gugur yang lebih dingin.

Tanpa mengenal gender, masalah kerontokan rambut ini ditemukan peneliti meningkat pada musim panas dan musim gugur. Penemuan, yang dipublikasikan secara online dalam British Journal of Dermatology, oleh peneliti dari John Hopkins University School of Medicine di Maryland dilakukan dengan mengamati tren Google untuk mengukur pola pencarian "rambut rontok" di mesin pencari nomor satu ini.

Para peneliti secara spesifik melihat puncarian "rambut rontok" tertinggi pada January 2004 sampai Oktober 2016 di 8 negara berbeda. Menggunakan data tersebut, disimpulkan bahwa dari delapan negara di dua belahan bumi berbeda, musim panas yang diikuti musim gugur merupakan saat di mana banyak orang mencari tahu tentang masalah ini.

Dengan demikian, seperti dilansir dari Medicaldaily, Senin (30/10/2017), Dr Shawn Kwatra, mengatakan bahwa penemuan ini bisa membantu penanganan rambut rontok.

Baca juga: Sering Dianggap Sepele, Kapan Rambut Rontok Perlu Dicek ke Dokter?

"Penemuan ini secara klinis relevan untuk pasien yang alami perburukan masalah kerontokan rambut pada musim panas dan gugur. Ini juga akan memiliki implikasi untuk mengevaluasi keefektivan terapi kerontokan rambut," kata Kwatra dalam pernyataan baru-baru ini.

Studi ini diakui memang terbatas dan peneliti gagal mencari tahu alasan biologis dari penemuan yang didapat. Tapi, ini bukan satu-satunya studi yang menemukan kesimpulan serupa.

Satu hipotesis menunjukkan bahwa kulit kepala penting untuk melindungi kepala dari ganasnya sinar matahari. Saat suhu lingkungan menjadi lebih rendah dan waktu penyinaran matahari berkurang di penghujung musim panas hingga musim gugur, rambut jadi mudah rontok.

Meski demikian, rambut rontok adalah hal yang normal dan sehat. Studi pada 2008 menunjukkan bahwa 100 rambut kira rontok setiap harinya. Jumlah ini bervariasi tergantung usia, seperti mereka yang berusia di bawah 40 tahun lebih rentan alami kerontokan setiap hari daripada rata-rata mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Baca juga: Catat! 12 Kebiasaan Ini Bisa Buat Rambut Rontok Bahkan Botak

(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT