Rabu, 01 Nov 2017 14:01 WIB

Karena Konsumsi Makanan Bernitrogen Cair, Ibu Jari Remaja Ini Diamputasi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Makanan bernitrogen cair bisa melukai jaringan kulit hingga terjadi infeksi. Foto: iStock/Eatanddrink/Egyptian Streets Makanan bernitrogen cair bisa melukai jaringan kulit hingga terjadi infeksi. Foto: iStock/Eatanddrink/Egyptian Streets
Jakarta - Kids zaman now pasti pernah mendengar atau bahkan mengonsumsi makanan yang dilapisi dengan nitrogen cair, seperti es krim atau sereal bahkan buah-buahan yang ketika dimakan akan mengeluarkan asap di mulut sama seperti namanya, Dragon's Breath.

Nitrogen cair ini lah yang memberikan efek berasap di mulut, serta akan memberikan sensasi terbakar di lidah karena rasa dingin yang berlebihan.

Makanan ini menjadi makanan penutup yang sedang nge-tren saat ini. Dragon's Breath disajikan di Perayaan Florida's Pensacola Interstate Fair yang banyak diminati.

Baca juga: Kenapa Saat Stres Orang Lebih Tertarik Makanan Manis? Ini Kata Pakar

Begitu pula dengan seorang gadis remaja berusia 14 tahun menyicipi makanan berasap itu. Namun kemudian ia harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dikutip dari New York Post, Rabu (1/11/2017), efek berasap dari nitrogen cair pada makanan itu telah melukai ibu jari gadis itu sampai mengakibatkan infeksi.

"Dokter harus memotong ibu jari, membuka kulit mati dan mengeluarkan infeksinya. Mereka bilang seandainya segera ditangani, dia mungkin bisa kehilangan jempolnya itu," ujar nenek sang gadis, McArthur.

Nitrogen cair memiliki suhu yang sangat rendah, yaitu antara negatif 196 hingga negatif 320 derajat Fahrenheit. Suhu ekstrem ini dapat mengakibatkan luka bakar dan kerusakan parah pada jaringan kulit.

Jika dikonsumsi, nitrogen cair dapat menyebabkan komplikasi internal yang serius atau asfiksia fatal yang disebabkan oleh zat yang menggantikan oksigen di dalam tubuh.

Pengelola gerai tersebut, Danny M. G mengatakan bahwa produk makanannya telah teruji dan aman untuk dikonsumsi. Namun dalam sepekan terakhir telah terjadi dua laporan pelanggan yang mengalami luka-luka karena makanan tersebut.

Baca juga: Pasien Leukemia Ini Meninggal Setelah Makan Tiram Terkontaminasi (wdw/up)
News Feed