Senin, 27 Nov 2017 17:11 WIB

BPOM Sebut Peredaran KanGen Water dalam Kemasan Langgar UU

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - KanGen Water masih menjadi kontroversi. Berdasarkan keterangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), produk Kangen Water dalam kemasan yang beredar di pasaran sebenarnya telah melanggar undang-undang karena tidak mendapatkan izin edar.

"Sebenarnya gini, awalnya kan dulu menjual mesin, kemudian diperkembangannya tidak digunakan individu atau rumah tangga, tapi dalam bentuk galon dalam kemasan yang diedarkan dalam merek dan mengklaim diri sebagai air minum dalam kemasan. Ya itu tidak memenuhi peraturan," jelas Suratmono, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM.

Suratmono menjabarkan, air minum dalam kemasan itu dibagi menjadi empat kategori yaitu air mineral, air mineral alami, demineralisasi dan air embun. Akan tetapi, kanGen Water itu tidak masuk dalam kategori tersebut.

Baca juga: Warning BPOM: Kangen Water Tidak Boleh Dikemas dan Diedarkan!

Ditegaskan Suratmono, kanGen Water tidak terdaftar di Badan POM dan sebenarnya sudah dilakukan penindakan dengan melakukan penelusuran dan penarikan produk di tahun 2014. Namun, produk ini kembali hadir dengan iklan yang semakin masif.

"Ketika muncul lagi dilaporkan saja kepada kami, jadi selain kami yang menindak juga, masyarakat juga bisa melaporkan kepada kami. Kalau mereka untuk individu untuk di rumah itu masih boleh, tapi kalau sudah dijual dalam kemasan, apalagi klaimnya (khasiat kanGen Water) bombastis," imbaunya kepada masyarakat.

Baca juga: Dokter Ini Sebut Kangen Water Bermanfaat, Walau Memang Bukan Obat

(ask/up)