Selasa, 05 Des 2017 19:07 WIB

Kata Dokter Saraf Soal Cedera Bokong Seperti Dialami Stuntman Demian

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Cedera bokong memang menimbulkan rasa sakit dan nyeri luar biasa, akan tetapi bahayanya tidak akan separah ketika dibandingkan jika terkena saraf pusat. Foto: dok. Instagram Cedera bokong memang menimbulkan rasa sakit dan nyeri luar biasa, akan tetapi bahayanya tidak akan separah ketika dibandingkan jika terkena saraf pusat. Foto: dok. Instagram
Jakarta - Edison mengalami kecelakaan saat menjadi stuntman Demian di sebuah acara televisi swasta. Tubuhnya jatuh dari ketinggian ketika berada di dalam sebuah peti. Akibatnya, tulang bagian pinggul patah, paru-parunya bocor serta pendarahan di bokong.

Namun, kini Edison sudah bisa keluar dari ruang ICU, menandakan kondisinya sudah mulai membaik.

"Hari in dah bisa keluar dari ICU... Kaki kiri sudah bisa di gerakan dari yg sebelumnya tidak ada rasa. Hope for the best for his next surgery. #stuntmanganteng @_demianaditya_," tulis kakak Edison seperti dikutip dari detikHOT.

Terlepas dari masalah tersebut, dihubungi oleh detikHealth, Selasa (5/12/2017), dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, menjelaskan bahwa cedera pada area bokong bisa menyebabkan rasa nyeri. Akan tetapi, bahayanya tidak akan sampai separah jika terkena saraf pusat.

Baca juga: Demian dan Keluarga Edison Akhirnya Beri Penjelasan soal Death Drop

Umumnya, rasa nyeri ketika terkena tulang belakang daerah sarkum pun akan jauh meninggalkan rasa sakit yang lebih parah.

"Kalau di daerah bokong hanya ada saraf tepi, jadi menimbulkan rasa nyeri yang tidak begitu parah," tuturnya.

Kecelakaan yang mencelakai tulang terlebih jika sudah menyerang tulang belakang (tulang leher hingga tulang ekor) memang harus diwaspadai. Sebab, jika seseorang jatuh atau mengalami trauma sampai mengenai tulang belakangnya bisa menyebabkan kelumpuhan kaki.

Baca juga: Lansia yang Punya Pasangan Lebih Jarang Cedera Tulang Pinggul (ask/up)
News Feed