Bagi sebagian orang, kemampuan tidur ini seakan-akan memberikan keuntungan tersendiri bagi yang bersangkutan. Padahal menurut dokter, ini belum tentu benar.
Ahli tidur dari Amerika, Dr W Chris Winter mengatakan ini justru bisa jadi pertanda adanya masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, lanjut Winter, perlu dilakukan studi khusus untuk mengetahui dimana letak kesalahannya.
Baca juga: Alasan Penting Memasukkan Tidur Sehat dalam Resolusi 2018
Hal serupa juga dikatakan Winter terkait tidur siang. Tidur siang belum tentu baik bagi kesehatan, terutama jika berlebihan.
Menurut Winter, tidur siang sama halnya dengan ngemil. "Jika Anda ngemil dalam jumlah besar, maka ini bisa mempengaruhi selera makan malam Anda," ungkapnya.
Untuk itu, Winter mengatakan tidur siang hanya boleh dilakukan jika seseorang berada dalam situasi yang membuatnya tidak bisa tidur malam secara penuh semisal saat bepergian.
Ditambahkan dr Andreas Prasadja, RPSGT, tidur siang yang ideal hanya sekitar 15-20 menit. Lebih dari itu, tubuh bisa malah terasa lemas ketika bangun dan biasanya lebih lelah.
Ahli kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran itu menambahkan, kualitas tidur seseorang sebenarnya bisa dilihat dengan mudah dari dua hal. Pertama, bangun dalam keadaan segar atau tidak mengantuk. Kedua, tidak merasa mengantuk di siang hari.
Baca juga: Kurangi Begadang di Tahun 2018, Atur Jam Tidur dengan Cara Ini
(lll/up)











































