Senin, 15 Jan 2018 07:06 WIB

Kementerian Kesehatan RI Waspadai Flu 'Australia' H3N2

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Peningkatan kasus influenza A (H3N2) terjadi di belahan bumi utara. Kementerian Kesehatan RI meningkatkan kewaspadaan di semua pintu masuk negara.

Dalam rilis yang diterima detikHealth, Kemenkes mengaktifkan alert system di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang ada di bandara dan pelabuhan sebagai pintu masuk negara.

Influenza A (H3N2) merupakan flu musiman yang bersirkulasi di belahan bumi (hemisfer) utara dan selatan. Peningkatan kasus di Australia mengikuti pola hemisfer selatan yang cenderung terjadi pada triwulan III, sedangkan di Amerika, Inggris, dan Irlandia Utara terjadi pada triwulan I mengikuti pola hemisfer utara. Beberapa media di Eropa menyebutnya sebagai 'Aussie Flu' atau Flu Australia.

"Kejadian ini sesuai pola tahunan yang telah diketahui. Sementara di Indonesia, pola peningkatan influenza A(H3N2) tidak sama dengan negara-negara di tersebut, peningkatan kasus dapat terjadi pada rentang waktu semester pertama setiap tahunnya (gabungan pola hemisfer utara dan selatan)," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr HM Subuh, MPPM.

Virus influenza A (H3N2) disebutkan pernah menjadi pandemi pada 1968 dengan perkiraan jumlah kematian sebanyak 1 juta jiwa di seluruh dunia, dengan angka kematian paling tinggi di usia 65 tahun ke atas.

Baca juga: Virus Flu Burung Langka Jangkiti Kucing di New York

Laporan surveilans Kementerian Kesehatan Australia tahun 2017 mencatat peningkatan kasus sejak minggu ke-17 dan berakhir pada minggu ke-41 dengan jumlah kasus 2,5 kali lipat lebih banyak dibanding 2016. Kasus influenza didominasi oleh A(H3N2) sebanyak 55 persen, A(H1N1) pdm09 sebanyak 8 persen, dan influenza B sebanyak 37 persen.

Terkait pencegahan, dr Subuh mengingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat yang di antaranya termasuk mencuci tangan dan menutup Wajah saat bersin atau batuk. Ketika bepergian ke negara yang terjangkit flu musiman, disarankan untuk melakukan imunisasi influenza.

Baca juga: Yakin Sering Flu? Peneliti Bilang Orang Dewasa Hanya Flu Lima Tahun Sekali

(up/up)