Selasa, 16 Jan 2018 18:35 WIB

Faktor-faktor yang Menentukan Lamanya Penyembuhan Patah Tulang

Hanna Pratiwi - detikHealth
Beberapa di antaran korban ambruknya selasar tower II Gedung Bursa Efek Indonesia akan menjalani operasi akibat patah tulang serius.  Foto: dok. Istimewa Beberapa di antaran korban ambruknya selasar tower II Gedung Bursa Efek Indonesia akan menjalani operasi akibat patah tulang serius. Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Ambruknya selasar di Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakibatkan 77 orang terluka. Dari 77 korban luka, sebagian sudah pulang dan menjalani rawat jalan, seperti yang dikutip dari detikNews.

Beberapa di antaranya akan menjalani operasi akibat patah tulang serius. Butuh masa penyembuhan berapa lama agar kondisi tulang normal kembali saat seseorang mengalami patah tulang?

Dokter tulang dari RS Hasan Sadikin Bandung, dr. Andri Primadhi SpOT, menjelaskan bahwa lama penyembuhan usai menjalani operasi patah tulang sangat bervariasi, bergantung banyak faktor. Di antaranya pola patahan, lokasi patah, ada atau tidaknya luka atau infeksi, status gizi, dan kebiasaan merokok.

"Lama penyembuhan patah tulang bervariasi, faktor-faktor tadi itu sangat berpengaruh saat penyembuhan patah tulang," jelas dr. Andri saat dihubungi detikHealth.

Baca juga: Tips Dokter untuk Mendeteksi Cedera Patah Tulang

Penanganan tepat secara medis dibutuhkan sekali dalam kejadian patah tulang, sehingga proses penyembuhan pun tidak akan berlangsung lama. Penderita diharapkan dapat beraktivitas kembali setelah masa pengobatan selama dua bulan.

"Rata-rata orang yang mengalami patah tulang bila diobati dengan penanganan medis sekitar dua bulan sudah bisa normal kembali," terang dr. Andri.

Baca juga: Kemungkinan Trauma Pasca Selasar BEI yang Ambruk, Ini Kata Psikolog (up/up)
News Feed