Selasa, 16 Jan 2018 19:07 WIB

Curhat Pramugrari Cantik Soal Melayani Penumpang yang Sakit

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Asty Fransisca membagikan kisahnya saat menghadapi para penumpang yang mengalami masalah pada kesehatannya. Foto: instagram
Jakarta - Menjadi seorang pramugari artinya harus mampu membantu dan memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang dari sebuah maskapai, salah satunya seperti menghadapi orang-orang yang tiba-tiba saja sakit ketika sedang melakukan penerbangan di atas awan.

Kalau sudah begitu, Asty Fransisca (26) salah satu pramugari dari maskapai ternama di Indonesia tentunya harus siap dengan risiko tersebut. Ia pun membagikan kisahnya saat menghadapi para penumpang yang mengalami masalah pada kesehatannya.

"Paling enggak kita bisa pertolongan pertama, orang sakit jantung, epilepsi atau melahirkan, atau apa. Kita sudah bisa sih. Kebetulan sudah pernah bertemu pasien yang meninggal di pesawat, epilepsi, atau pingsan," beber Asty ketika ditemui oleh detikHealth pada kesempatan lalu, di Cilandak, Jakarta Selatan.

Ia pun menjelaskan bahwa seorang pramugari harus bisa menguasai prosedur yang ada, mulai dari pemakaian oksigen untuk orang yang sesak napas atau bahkan cara menangani pasien dengan gangguan kejiwaan.

"Jadi pramugari enggak bisa panikan. Kita jadi security iya, jadi suster iya, jadi waitress juga iya. Semuanya, all in one," kisahnya.

Dengan peranannya yang super di pesawat sebagai pramugari, Asty tentunya harus pintar-pintar menjaga kesehatan tubuhnya. Mengimbangi jadwal terbangnya yang bisa 4-5 kali dalam seminggu, Asty mengaku terus membiasakan diri untuk jogging atau latihan kardio lainnya di waktu senggang. Di samping itu, ia juga mengaku sedang kecanduan untuk naik gunung dan merutinkan kegiatan tersebut setiap 3 bulan sekali.

Gaya hidup yang ia terapkan sejak dulu di keluarganya juga terbilang cukup sehat karena membiasakan diri untuk mengasup makanan sehat seperti sayur dan buah.

(ask/up)