"Jenis kanker terbanyak yang menyerang anak adalah leukemia, di Indonesia nomor kedua terbanyak adalah retinoblastoma (kanker bola mata), tapi kanker jenis lainnya bisa saja menyerang," terang Dr Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K), MHA, IBCLC, saat ditemui detikHealth beberapa waktu lalu.
Karena itu, yuk pahami gejala-gejala yang muncul saat seseorang mengalami leukemia. Dikutip dari Bold Sky, Rabu (21/2/2018), ini dia di antaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Namun, jika Anda mendapati bahwa anak Anda sangat mudah mengalami memar, bahkan sekali pun dengan benda yang lembut, dan terjadi terlalu sering, maka itu bisa menjadi tanda adanya leukemia.
Periksakan juga apakah terjadi pembengkakan di bagian seperti ketiak, persendian, leher, dan tulang selangka, pada anak yang bisa jadi gejala lain dari leukemia. Sel kanker dapat mempengaruhi kelenjar getah bening yang terletak di area tubuh ini dan menyebabkan pembengkakan.
|
Foto: Thinkstock
|
Baca juga: Leukemia Seperti pada Putra Farhan, Penyakit yang Tak Kenal Stadium
|
Foto: Getty Images
|
Ketika seorang anak terkena leukemia, sel-sel bisa menumpuk di perut dan limpa, menyebabkan usus memproduksi lebih sedikit cairan pencernaan, sehingga mengurangi rasa lapar.
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Selain itu, anak yang mengalami leukemia juga akan mengeluh adanya rasa sakit pada persendian, lutut, siku, punggung dan sebagainya yang tidak di sebabkan tanpa adanya kecelakaan. Sel kanker dalam darah yang berada di sekitar persendian bisa menimbulkan peradangan dan rasa sakit.
|
Foto: Thinkstock
|
Di samping itu, diketahui kalau darah beredar ke setiap bagian dan organ tubuh, termasuk paru-paru. Apabila ada sel kanker di dalam darah, mereka mulai menghancurkan sel yang ada di paru-paru, sehingga menyebabkan masalah pernapasan.
|
Foto: Instagram
|
Halaman 2 dari 7











































