Jumat, 23 Feb 2018 19:08 WIB

Waspada, Hipertensi Bisa Bikin Fungsi Otak Menurun

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Pakar mengatakan hipertensi juga memiliki pengaruh buruk pada fungsi kognitif otak. Foto: Thinkstock Pakar mengatakan hipertensi juga memiliki pengaruh buruk pada fungsi kognitif otak. Foto: Thinkstock
Jakarta - Penyakit hipertensi tidak hanya dikaitkan dengan risiko stroke. Pakar mengatakan hipertensi juga memiliki pengaruh buruk pada fungsi kognitif otak.

Dr dr Yuda Turana, SpS, dari Indonesian Society of Hypertension (InaSH), mengatakan bahwa penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya pikun di usia tua. Hal ini dikarenakan tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah yang mengurangi suplai oksigen ke otak.

"Penelitian menyebut bahwa hipertensi yang tidak terkontrol akan menyebabkan seseorang memiliki fungsi otak yang jelek saat usia lanjut atau fungsi kognitifnya menurun," papar dr Yuda, ditemui di kantor InaSH, di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Baca juga: 8 Faktor Penyebab Tekanan Darah Meningkat Selain Hipertensi

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mencegah terjadinya hipertensi. dr Yuda mengatakan sebagian besar kasus hipertensi tidak memiliki gejala.

Pasien hipertensi yang sudah merasa pusing dan memiliki tekanan darah tinggi secara terus-menerus menandakan sudah adanya kerusakan yang terjadi di otak.

"Kalau sudah mengalami kerusakan target organ otak misalnya, orang bisa terkena stroke atau gangguan kognitif ringan hingga demensia vaskular. Inilah yang menyebabkan pasien hipertensi rentan mengalami penurunan fungsi kognisi di masa tuanya," papar dokter yang juga pengajar di Fakultas Kedokteran UNIKA Atma Jaya ini.

Salah satu cara untuk mencegah terjadinya komplikasi hipertensi adalah dengan rutin mengontrol tekanan darah di rumah. dr Yuda juga menyebut olahraga rutin dan teratur dapat mengontrol tekanan darah.

"Batasi asupan garam dan lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari untuk menurunkan tekanan darah. Dengan merubah gaya hidup Anda bisa menurunkan risiko komplikasi yang ditimbulkan oleh hipertensi," pungkasnya.

Baca juga: Bagaimana Cara Tepat Menangani Hipertensi? (Frieda Isyana Putri/up)
News Feed