Jakarta -
Tujuan seseorang berolahraga biasanya untuk menurunkan berat badan ataupun membentuk perut sixpack dan memiliki otot lengan yang kekar. Namun, usai olahraga kebanyakan orang akan cenderung lebih lapar dari biasanya, sehingga makanan atau minuman apapun yang ada di depannya pasti dilahap.
Padahal makanan dan minuman yang dikonsumsi menentukan sukses atau tidaknya olahraga yang dilakukan. Nah, agar olahraga yang dilakukan bisa optimal, berikut ini adalah sejumlah makanan dan minuman yang patut dihindari setelah berolahraga seperti dikutip dari Women's Weekly. Apa sajakah itu?
Baca juga: Hal-hal yang Menyebabkan Kalap Makan Usai Olahraga
Foto: Istimewa
|
Kacang-kacangan, seperti kacang almond atau mete, sebenarnya bagus untuk kesehatan. Namun, kacang-kacangan adalah sumber protein dengan lemak tinggi sehingga tidak ideal dikonsumsi setelah olahraga. Alasannya pun sama, yaitu karena dapat memperlambat metabolisme tubuh.
Pastikan dimakan sebelum berolahraga. Karena kacang-kacangan bisa memberikan energi yang dibutuhkan selama berolahraga.
Foto: iStock
|
Mungkinkah Anda pernah mengapresiasi diri dengan makan siang lengkap setelah berolahraga? Sebaiknya hindari mengonsumsi daging merah yang tinggi lemak.
Daging berlemak seperti daging asap dan potongan daging sapi tertentu dapat memperlambat metabolisme dan memperlambat kemampuan tubuh membakar lemak.
Foto: Getty Images
|
Cukup banyak orang yang meminum kopi setelah berolahraga. Padahal kopi membuat seseorang mudah dehidrasi. Minum kopi hanya akan membuat tubuh semakin dehidrasi meskipun sebelumnya telah meminum air mineral. Sebaiknya mengonsumsi air putih setelah berolahraga untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
4. Minum alkohol
Foto: Thinkstock
|
Efek ini sama dengan kopi. Setelah selesai berolahraga, Anda akan merasa lebih dehidrasi dari biasanya. Plus, gula yang ditemukan dalam minuman beralkohol cenderung memperlambat metabolisme tubuh juga.
Foto: Dok. detikFood
|
Makanan dengan kandungan lemak tinggi, baik yang berasal dari lemak sehat seperti minyak kelapa atau lemak jahat seperti junk food, sebaiknya tidak dikonsumsi setelah olahraga. Ini cukup jelas, sebab makanan berminyak memperlambat laju pencernaan tubuh sehingga semua yang dilakukan praktis tidak ada gunanya.
Baca juga: 4 Tips Menghindari Kalap Makan Usai Olahraga
Kacang-kacangan, seperti kacang almond atau mete, sebenarnya bagus untuk kesehatan. Namun, kacang-kacangan adalah sumber protein dengan lemak tinggi sehingga tidak ideal dikonsumsi setelah olahraga. Alasannya pun sama, yaitu karena dapat memperlambat metabolisme tubuh.
Pastikan dimakan sebelum berolahraga. Karena kacang-kacangan bisa memberikan energi yang dibutuhkan selama berolahraga.
Mungkinkah Anda pernah mengapresiasi diri dengan makan siang lengkap setelah berolahraga? Sebaiknya hindari mengonsumsi daging merah yang tinggi lemak.
Daging berlemak seperti daging asap dan potongan daging sapi tertentu dapat memperlambat metabolisme dan memperlambat kemampuan tubuh membakar lemak.
Cukup banyak orang yang meminum kopi setelah berolahraga. Padahal kopi membuat seseorang mudah dehidrasi. Minum kopi hanya akan membuat tubuh semakin dehidrasi meskipun sebelumnya telah meminum air mineral. Sebaiknya mengonsumsi air putih setelah berolahraga untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
Efek ini sama dengan kopi. Setelah selesai berolahraga, Anda akan merasa lebih dehidrasi dari biasanya. Plus, gula yang ditemukan dalam minuman beralkohol cenderung memperlambat metabolisme tubuh juga.
Makanan dengan kandungan lemak tinggi, baik yang berasal dari lemak sehat seperti minyak kelapa atau lemak jahat seperti junk food, sebaiknya tidak dikonsumsi setelah olahraga. Ini cukup jelas, sebab makanan berminyak memperlambat laju pencernaan tubuh sehingga semua yang dilakukan praktis tidak ada gunanya.
Baca juga: 4 Tips Menghindari Kalap Makan Usai Olahraga
(hrn/ask)