5 Tanda Persahabatanmu Tulus dan Akan Langgeng Menurut Ahli

5 Tanda Persahabatanmu Tulus dan Akan Langgeng Menurut Ahli

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kamis, 01 Mar 2018 12:04 WIB
5 Tanda Persahabatanmu Tulus dan Akan Langgeng Menurut Ahli
Ilustrasi sahabat. Foto: thinkstock
Jakarta - Persahabatan adalah hal yang indah di dunia. Bersama sahabat, rasanya suka dan duka akan jadi lebih baik. Tapi, apakah kamu yakin bahwa persahabatan yang terjalin antara kamu dan dia sudah terjalin dengan tulus serta langgeng?

Dikutip dari Huffington Post, Kamis (1/3/2018), Robert Rowney, D.O., psikiater dan direktur unit gangguan suasana hati dari Cleveland Clinic, membagikan sejumlah hal yang bisa jadi indikatornya. Bagikan ke sahabatmu juga ya.

Baca juga: Seberapa Perlu Seseorang Punya Sahabat?

Foto: Dok. Instagram/franciaraisa
Sahabat adalah orang-orang terdekat yang mampu memberikan dukungan dan dorongan. Menurut Rowney, hal ini akan membantu orang merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri. Sebagai contoh, ketika Anda merasa gagal dalam sebuah wawancara kerja, mereka akan mengingatkan apa yang Anda miliki dan tetap bangkit.

"Teman sejati secara alami meningkatkan harga diri Anda, dan pada gilirannya, membantu teman baik (dengan cara ini) dapat membantu Anda merasa lebih baik tentang diri Anda juga," kata Rowney.

Foto: ilustrasi/thinkstock
Semua orang tentu pernah melakukan kesalahan, nah jika memang ia adalah teman sejati maka ia tidak akan ragu menegur Anda. Bukan untuk adu argumen tapi memang untuk menyadarkan kita.

"Mereka dapat menunjukkan beberapa hal negatif yang Anda lakukan selain yang positif. Mereka sangat mendukung Anda di kedua sisi," ujar Rowney.

"Tapi jika itu adalah teman sejati - seseorang yang benar-benar Anda percaya - mereka tahu mereka dapat memberi tahu Anda persis apa yang ada dalam pikiran mereka. Orang yang terbuka dan mudah adalah beberapa jenis teman yang paling penting untuk dimiliki," tambahnya.

3. Selalu ada

Foto: Dok. Instagram
Hadiah terbesar yang bisa diberikan setiap teman adalah perhatian. Seorang teman sejati akan membuat kehadiran mereka dalam momen-momen pentingmu menjadi prioritas.

Indikator paling mudah mengikuti era perkembangan jaman adalah dengan melihat seberapa sering komunikasimu dengan dia meski hanya lewat telepon atau percakapan di sosial media. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa kehadiran telepon memiliki kemampuan untuk melepaskan diri dari koneksi pribadi, jika memang ia sahabat sejati, ia tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.

Baca juga: Kata Psikolog, Ini Manfaat Curhat ke Sahabat

Foto: thinkstock
Mampu memiliki dialog dua arah yang terbuka dengan seseorang meningkatkan kemungkinan hubungan akan semakin kuat. Menurut Paul Sacco, Ph.D., asisten profesor di University of Maryland School of Social Work, kunci dasar untuk percakapan yang seimbang adalah secara aktif memperhatikan orang lain.

"Seorang pendengar yang baik memvalidasi perasaan orang lain, ini menunjukkan bahwa apa yang mereka katakan masuk akal," ujarnya.

5. Dia memprioritaskan pertemanan

Foto: thinkstock
Pernikahan, pekerjaan, dan anak-anak. Seiring berjalannya waktu, hari-hari kita mulai menjadi lebih padat, waktu menjadi lebih tidak tersedia. Tapi teman sejati tidak biarkan kesibukannya mengganggu hubungan.

"Satu hal yang benar-benar menghalangi ikatan ini adalah ketika orang tidak meluangkan waktu untuk benar-benar bersama teman mereka. Jika Anda tidak sengaja meluangkan waktu untuk melihat mereka, itu benar-benar dapat menghalangi persahabatan secara keseluruhan dan ini adalah salah satu alasan utama mengapa persahabatan terhenti," pungkasnya.
Halaman 2 dari 6
Sahabat adalah orang-orang terdekat yang mampu memberikan dukungan dan dorongan. Menurut Rowney, hal ini akan membantu orang merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri. Sebagai contoh, ketika Anda merasa gagal dalam sebuah wawancara kerja, mereka akan mengingatkan apa yang Anda miliki dan tetap bangkit.

"Teman sejati secara alami meningkatkan harga diri Anda, dan pada gilirannya, membantu teman baik (dengan cara ini) dapat membantu Anda merasa lebih baik tentang diri Anda juga," kata Rowney.

Semua orang tentu pernah melakukan kesalahan, nah jika memang ia adalah teman sejati maka ia tidak akan ragu menegur Anda. Bukan untuk adu argumen tapi memang untuk menyadarkan kita.

"Mereka dapat menunjukkan beberapa hal negatif yang Anda lakukan selain yang positif. Mereka sangat mendukung Anda di kedua sisi," ujar Rowney.

"Tapi jika itu adalah teman sejati - seseorang yang benar-benar Anda percaya - mereka tahu mereka dapat memberi tahu Anda persis apa yang ada dalam pikiran mereka. Orang yang terbuka dan mudah adalah beberapa jenis teman yang paling penting untuk dimiliki," tambahnya.

Hadiah terbesar yang bisa diberikan setiap teman adalah perhatian. Seorang teman sejati akan membuat kehadiran mereka dalam momen-momen pentingmu menjadi prioritas.

Indikator paling mudah mengikuti era perkembangan jaman adalah dengan melihat seberapa sering komunikasimu dengan dia meski hanya lewat telepon atau percakapan di sosial media. Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa kehadiran telepon memiliki kemampuan untuk melepaskan diri dari koneksi pribadi, jika memang ia sahabat sejati, ia tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.

Baca juga: Kata Psikolog, Ini Manfaat Curhat ke Sahabat

Mampu memiliki dialog dua arah yang terbuka dengan seseorang meningkatkan kemungkinan hubungan akan semakin kuat. Menurut Paul Sacco, Ph.D., asisten profesor di University of Maryland School of Social Work, kunci dasar untuk percakapan yang seimbang adalah secara aktif memperhatikan orang lain.

"Seorang pendengar yang baik memvalidasi perasaan orang lain, ini menunjukkan bahwa apa yang mereka katakan masuk akal," ujarnya.

Pernikahan, pekerjaan, dan anak-anak. Seiring berjalannya waktu, hari-hari kita mulai menjadi lebih padat, waktu menjadi lebih tidak tersedia. Tapi teman sejati tidak biarkan kesibukannya mengganggu hubungan.

"Satu hal yang benar-benar menghalangi ikatan ini adalah ketika orang tidak meluangkan waktu untuk benar-benar bersama teman mereka. Jika Anda tidak sengaja meluangkan waktu untuk melihat mereka, itu benar-benar dapat menghalangi persahabatan secara keseluruhan dan ini adalah salah satu alasan utama mengapa persahabatan terhenti," pungkasnya.

(ask/up)

Berita Terkait