Kamis, 01 Mar 2018 20:01 WIB

Demi Kesehatan yang Maksimal, Begini Cara Minum Air Putih yang Benar

Suherni Sulaeman - detikHealth
Yuk ikuti cara air minum air putih yang benar demi kesehatan. Foto: iStock Yuk ikuti cara air minum air putih yang benar demi kesehatan. Foto: iStock
Jakarta - Air merupakan kebutuhan vital. Sebab jika tubuh kekurangan cairan, tubuh akan mengalami dehidrasi dan juga akan memperlambat sistem kerja metabolisme. Jadi perbanyaklah minum air putih sebagai salah satu syarat hidup sehat.

Namun, selama ini, tanpa disadari Anda mungkin telah meminum air dengan cara yang salah. Lalu bagaimana cara yang benar? Simak penjelasan di bawah ini seperti dikutip dari Women's Weekly:

Baca juga: Catat! Ini Tanda Tubuhmu Kekurangan Cairan

1. Pertama, duduklah saat minum, sama seperti harus duduk saat Anda hendak makan. Minum sambil berdiri dapat membahayakan ginjal karena air akan langsung menuju kandung kemih tanpa disaring.

2. Minumlah seteguk demi seteguk dan jangan langsung minum segelas penuh. Serap perlahan-lahan, telan, kemudian napas dan ulangi.

3. Untuk memenuhi kebutuhan air harian, jangan minum air dalam satu waktu. Sebaiknya lakukan secara berkala. Misal dengan cara minum 1 gelas air setelah bangun tidur, 1 gelas air sebelum atau sesudah sarapan, 1 gelas air sebelum dan sesudah makan siang, 1 gelas air sebelum dan setelah makan malam, dan 1 gelas sebelum tidur.

4. Demi mendapat kesehatan yang optimal, setidaknya minum air yang bersuhu ruangan. Bahkan lebih baik jika air hangat. Sementara, air dingin apalagi es yang bersuhu 5 derajat celcius secara harfiah bisa membuat kontraksi pada pencernaan. Hal ini dikarenakan perbedaan suhu yang tajam.

5. Tiga puluh menit sebelum makan memang waktu yang disarankan untuk minum air putih karena dapat membantu pencernaan bekerja dengan baik. Sementara itu, minum air putih selama atau tepat sebelum atau setelah makan dapat melemahkan cairan pencernaan dan membuatnya bekerja kurang efektif. Apalagi jika terlalu banyak asupan air, perut tentu tidak akan memiliki cukup ruang untuk mencerna.

6. Untuk alasan yang sama, jangan minum banyak air sebelum atau sesudah Anda makan. Isi 50 persen dengan makanan, 25 persen dengan air, dan 25 persen biarkan kosong.

7. Minumlah saat haus, karena pada saat haus dan dahaga itulah saat Anda tahu kapan tubuh membutuhkan minum.

8. Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda bergantung pada kondisi badan tertentu, seperti pengaruh cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, minumlah air sesuai kebutuhan tubuh masing-masing.

9. Untuk mengetahui apakah kebutuhan tubuh akan cairan sudah terpenuhi atau belum, Anda bisa melihatnya dari warna air seni. Apabila air seni berwarna kuning atau bening, itu berarti kebutuhan cairan Anda sudah terpenuhi. Apabila air seni Anda berwarna kuning pekat, itu berarti Anda perlu minum lebih banyak.

10. Bibir juga menjadi sebuah indikator kebutuhan cairan seseorang. Jika bibir terlihat kering, Anda mungkin mengalami dehidrasi. Sesibuk apapun aktivitas Anda, jangan lupa untuk tetap cukup minum air putih. Sebab kurang minum juga bisa memengaruhi kesehatan bibir.

Baca juga: Waduh! Air Minum di Kantor Konon Jadi Kumpulan Kuman Sumber Penyakit (hrn/up)