Kamis, 22 Mar 2018 14:20 WIB

Terapi Stem Cell Disebut Bisa Kembalikan Penglihatan yang Hilang

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Terapi stem cell digadang-gadang sebagai teknik pengobatan masa depan. Di Inggris, terapi stem cell di mata bisa mengembalikan penglihatan yang hilang. Foto: thinkstock Terapi stem cell digadang-gadang sebagai teknik pengobatan masa depan. Di Inggris, terapi stem cell di mata bisa mengembalikan penglihatan yang hilang. Foto: thinkstock
Jakarta - Terapi stem cell digadang-gadang sebagai teknik pengobatan paling mutakhir yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Di Inggris, penelitian terapi stem cell untuk menyembuhkan kebutaan diklaim memiliki hasil yang baik.

Douglas Waters (86) kehilangan penglihatan di mata sebelah kanannya karena degenerasi makula. Waters merupakan salah satu pasien penelitian terapi stem cell untuk mata di Moorfields Eye Hospital, London.


"Sebelum operasi, aku tidak bisa melihat apapun lewat mata kananku. Namun aku beruntung karena stem cell memberikan hasil positif, dan aku mendapatkan penglihatanku kembali," ujarnya, dikutip dari BBC.

Prof Lyndon da Cruz, pakar bedah retina dari Moorfields Eye Hospital, mengatakan stem cell yang digunakan diambil dari embrio. Stem cell lalu dikonversi menjadi tipe sel untuk menggantikan bagian sel di maula mata yang rusak.

"Semakin Anda bertambah tua, ada bagian tubuh yang kerjanya menurun. Stem cell berfungsi dengan menggantikan sel-sel yang rusak di bagian tersebut dan menumbuhkan sel baru," tutur da Cruz.

Meski begitu, da Cruz mengatakan stem cell bukanlah obat bagi kebutaan. Meski pasien bisa kembali melihat, kualitas penglihatannya jauh dari kata sempurna, dan hasilnya berbeda-beda untuk setiap pasien.

Ada pula risiko stem cell yang ditanamkan ke pasien malah berubah menjadi sel kanker. Untuk itu, penelitian lebih lanjut soal stem cell dan kebutaan masih harus dilakukan.

"Kami harap ke depannya, terapi ini bisa menjadi acuan untuk mengatasi kebutaan," ungkapnya.

(mrs/up)