Tidak Melulu Soal Umur, Kamu Belum Dewasa Kalau Punya Tanda-tanda Ini

Tidak Melulu Soal Umur, Kamu Belum Dewasa Kalau Punya Tanda-tanda Ini

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sabtu, 31 Mar 2018 19:20 WIB
Tidak Melulu Soal Umur, Kamu Belum Dewasa Kalau Punya Tanda-tanda Ini
Tanda kamu belum dewasa secara emosional. Foto: Thinkstock
Jakarta - Ada benarnya bahwa dewasa bukan dilihat dari segi usia saja. Nah, kalau kamu sudah menemukan tanda-tanda berikut pada dirimu itu artinya kamu belum bisa dibilang dewasa.

Dikutip detikHealth dari The Talko, ini dia adalah pertanda kamu tergolong orang dewasa yang kekanakan. Jangan bersedih karena proses menuju kedewasaan adalah perjalanan yang panjang.

Tantrum

Foto: Thinkstock
Tantrum adalah kemarahan dengan amukan karena ketidakmampuan mengungkapkan keinginan atau kebutuhan dengan kata-kata. Kalau kamu masih melakukan hal ini, maka bisa dibilang kamu belum cukup berkembang menjadi dewasa.

Pertentangan adalah bagian yang tak terelakkan dari kehidupan, tetapi bagian dari menjadi orang dewasa adalah belajar bagaimana menanganinya ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan. Jika kamu belum menemukan cara untuk menyelesaikan perselisihan, pikirkan dengan baik bukan malah merengek.

Kamu gampang keluar dari pekerjaan

Foto: Istimewa/Boredpanda
Kamu gampang sekali memutuskan keluar dari pekerjaan dan gonta-ganti profesi? Bisa jadi ini karena kamu belum bisa bersikap dewasa. Mungkin saja ini adalah bentuk dari ketidaktahuanmu tentang bagaimana bertindak secara bertanggungjawab di tempat kerja.

Ingat, orang dewasa tidak akan dengan mudah memutuskan untuk hengkang dari pekerjaannya sebelum melalui proses pertimbangan yang sangat matang.

Uangmu habis terus meskipun sudah bekerja

Foto: Thinkstock
Kamu sudah punya pekerjaan tapi uangmu masih saja habis terus tanpa sebab yang jelas. Ini adalah bendera merah dari sikap kekanakan lho. Apalagi jika uang yang kamu punya ternyata memang dihabiskan untuk barang-barang tidak berguna, aduh!

Cobalah untuk mengatur keuanganmu dengan baik dengan menyusun rencana anggaran. Tahan nafsumu untuk membeli barang-barang tidak bermanfaat atau yang kamu tahu hanya akan menghambur-hamburkan saja.

Tidak mau disalahkan

Foto: Thinkstock
Memang tidak mudah mengakui kesalahan, tapi seorang yang dewasa tahu bahwa itu adalah suatu hal yang harus dilakukan. Mengakui kesalahan berarti kamu sudah cukup dewasa untuk memahami kalau kamu tidak sempurna.

Jangan khawatir, setiap orang dewasa yang sudah matang secara emosional akan menerima permintaan maafmu kok. Jadi enggak ada salahnya untuk mengakui kesalahan tanpa harus gengsi-gengsian.

Kamu berpikir kamu adalah pusat perhatian

Foto: Thinkstock
Maaf sayangku, tapi tidak. Pada nyatanya, orang-orang hanya akan memperhatikan dirinya sendiri dan orang-orang yang mereka sayang. Jadi, dirasa terlalu berlebihan jika kamu mengharapkan semua orang menjadikanmu sebagai pusat perhatian.

Tak ada salahnya sih ingin jadi pusat perhatian, namun orang yang belum dewasa secara emosional akan benar-benar berpikir dunia berputar di sekelilingnya. Yang ada, hal tersebut malah membuatnya kecewa saat orang lain tidak begitu memperhatikannya.
Halaman 2 dari 6
Tantrum adalah kemarahan dengan amukan karena ketidakmampuan mengungkapkan keinginan atau kebutuhan dengan kata-kata. Kalau kamu masih melakukan hal ini, maka bisa dibilang kamu belum cukup berkembang menjadi dewasa.

Pertentangan adalah bagian yang tak terelakkan dari kehidupan, tetapi bagian dari menjadi orang dewasa adalah belajar bagaimana menanganinya ketika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan. Jika kamu belum menemukan cara untuk menyelesaikan perselisihan, pikirkan dengan baik bukan malah merengek.

Kamu gampang sekali memutuskan keluar dari pekerjaan dan gonta-ganti profesi? Bisa jadi ini karena kamu belum bisa bersikap dewasa. Mungkin saja ini adalah bentuk dari ketidaktahuanmu tentang bagaimana bertindak secara bertanggungjawab di tempat kerja.

Ingat, orang dewasa tidak akan dengan mudah memutuskan untuk hengkang dari pekerjaannya sebelum melalui proses pertimbangan yang sangat matang.

Kamu sudah punya pekerjaan tapi uangmu masih saja habis terus tanpa sebab yang jelas. Ini adalah bendera merah dari sikap kekanakan lho. Apalagi jika uang yang kamu punya ternyata memang dihabiskan untuk barang-barang tidak berguna, aduh!

Cobalah untuk mengatur keuanganmu dengan baik dengan menyusun rencana anggaran. Tahan nafsumu untuk membeli barang-barang tidak bermanfaat atau yang kamu tahu hanya akan menghambur-hamburkan saja.

Memang tidak mudah mengakui kesalahan, tapi seorang yang dewasa tahu bahwa itu adalah suatu hal yang harus dilakukan. Mengakui kesalahan berarti kamu sudah cukup dewasa untuk memahami kalau kamu tidak sempurna.

Jangan khawatir, setiap orang dewasa yang sudah matang secara emosional akan menerima permintaan maafmu kok. Jadi enggak ada salahnya untuk mengakui kesalahan tanpa harus gengsi-gengsian.

Maaf sayangku, tapi tidak. Pada nyatanya, orang-orang hanya akan memperhatikan dirinya sendiri dan orang-orang yang mereka sayang. Jadi, dirasa terlalu berlebihan jika kamu mengharapkan semua orang menjadikanmu sebagai pusat perhatian.

Tak ada salahnya sih ingin jadi pusat perhatian, namun orang yang belum dewasa secara emosional akan benar-benar berpikir dunia berputar di sekelilingnya. Yang ada, hal tersebut malah membuatnya kecewa saat orang lain tidak begitu memperhatikannya.

(ask/hrn)

Berita Terkait