Senin, 30 Apr 2018 18:05 WIB

Ketika Bau Durian Busuk Disangka Kebocoran Gas Beracun

Firdaus Anwar - detikHealth
Bau durian yang menyengat disukai sebagian orang dan dibenci sebagian lainnya. (Foto: Ardian Fanani/detikTravel) Bau durian yang menyengat disukai sebagian orang dan dibenci sebagian lainnya. (Foto: Ardian Fanani/detikTravel)
Jakarta - Mahasiswa dan staf di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, pada Sabtu (28/4) lalu dikhawatirkan oleh bau mencolok yang memenuhi gedung perpustakaan. Khawatir ada kebocoran gas pihak kampus pun melakukan evakuasi dan menghubungi pemadam kebakaran.

Kebocoran gas di ruangan tertutup diketahui bisa sangat berbahaya karena berbagai sebab. Pertama bila gas termasuk jenis yang mudah terbakar maka sedikit saja percikan api dapat menyebabkan ledakan. Selain itu gas juga bisa menyebabkan keracunan akibat tubuh jadi lebih sedikit menerima oksigen.

Gejala keracunan akibat terpapar gas yang bocor di dalam ruang tertutup mulai dari sakit kepala, pusing, mual, hingga kelelahan.

Dilaporkan oleh Fox News setelah sekitar 600 orang dievakuasi tim pemadam kebakaran dengan topeng khusus masuk ke gedung mencari summber bau. Namun setelah beberapa lama tim tidak menemukan sumber kebocoran gas, kecuali satu buah durian busuk di laci lemari.

Seperti kita ketahui durian dikenal sebagai salah satu buah dengan bau mencolok di dunia. Oleh sebab itu ada beberapa tempat yang melarang durian.

"Setelah evakuasi dini yang ternyata hanya alarm palsu, New Academic Street dan perpustakaan kini kembali dibuka. Kami mohon maaf bila hal ini menyebabkan ketidaknyamanan," tulis pihak kampus di Twitternya.


(fds/up)
News Feed