Jakarta -
Apel, buah yang satu ini memang cukup sering disajikan di berbagai acara (yang mana artinya memang tak sulit mendapatkannya!), tapi sayang banyak yang belum sadar khasiat yang tersimpan dari buah apel. Satu buah apel setiap harinya dapat mengusir penyakit, katanya.
Faktanya, sejumlah penelitian memang sudah mendukung berbagai manfaat yang didapatkan dari konsumsi apel. Dikutip dari Medical News Today, kamu sudah makan buah apel belum hari ini?
Otakmu makin 'canggih'
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Biology and Medicine menemukan bahwa quercetin (salah satu antioksidan yang ditemukan berlimpah dalam apel) adalah salah satu dari dua senyawa yang membantu mengurangi kematian sel yang disebabkan oleh oksidasi dan peradangan neuron.
Studi lain yang dipresentasikan pada konferensi yang sama dan dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer's Disease menunjukkan bahwa konsumsi jus apel dapat meningkatkan memori di antara tikus yang memiliki gejala mirip Alzheimer.
Mengurangi risiko stroke
Foto: Thinkstock
|
Stroke adalah salah satu penyakit yang terus meningkat angkanya di Indonesia. Karena itu penting bagi kamu untuk menerapkan gaya hidup sehat dan lebih sering mengonsumsi apel. Mengapa?
Sebuah penelitian yang melibatkan 9.208 pria dan wanita menunjukkan bahwa mereka yang makan apel paling banyak selama periode 28 tahun memiliki risiko paling rendah untuk stroke. Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan apel terkait dengan penurunan risiko stroke trombotik.
Menurunkan kadar kolesterol 'jahat'
Foto: Thinkstock
|
Sekelompok peneliti di The Florida State University menyatakan bahwa apel adalah 'buah ajaib' karena kemampuannya untuk menurunkan tingkat kolesterol 'jahat'.
Mereka menemukan bahwa wanita tua yang makan apel setiap hari memiliki 23 persen lebih sedikit kadar kolesterol jahat (LDL) dan 4 persen lebih baik pada kadar kolesterol (HDL) hanya dalam waktu enam bulan.
Membantu menurunkan risiko diabetes
Foto: Thinkstock
|
Apel juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes. Sebuah penelitian yang melibatkan 187.382 orang menemukan kalau orang yang makan tiga buah apel, anggur, kismis, blueberry atau pir per minggunya memiliki risiko 7 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Kandungan vitamin lengkap
Foto: Getty Images
|
Dalam sajian per 100 gram apel dengan kulitnya, terkandung 52 kalori, karbohidrat 13.81 gram, sejumlah vitamin B1, B2, B5, dan vitamin E, serta folat, kalsium, magnesium dan fosfor.
Akan tetapi, mentang-mentang kaya manfaat, kamu juga sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Karena apel cukup asam, apel bisa sampai empat kali lebih merusak gigi daripada minuman berkarbonasi, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh Profesor David Bartlett di King's Dental Institute.
Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam jurnal Experimental Biology and Medicine menemukan bahwa quercetin (salah satu antioksidan yang ditemukan berlimpah dalam apel) adalah salah satu dari dua senyawa yang membantu mengurangi kematian sel yang disebabkan oleh oksidasi dan peradangan neuron.
Studi lain yang dipresentasikan pada konferensi yang sama dan dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer's Disease menunjukkan bahwa konsumsi jus apel dapat meningkatkan memori di antara tikus yang memiliki gejala mirip Alzheimer.
Stroke adalah salah satu penyakit yang terus meningkat angkanya di Indonesia. Karena itu penting bagi kamu untuk menerapkan gaya hidup sehat dan lebih sering mengonsumsi apel. Mengapa?
Sebuah penelitian yang melibatkan 9.208 pria dan wanita menunjukkan bahwa mereka yang makan apel paling banyak selama periode 28 tahun memiliki risiko paling rendah untuk stroke. Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan apel terkait dengan penurunan risiko stroke trombotik.
Sekelompok peneliti di The Florida State University menyatakan bahwa apel adalah 'buah ajaib' karena kemampuannya untuk menurunkan tingkat kolesterol 'jahat'.
Mereka menemukan bahwa wanita tua yang makan apel setiap hari memiliki 23 persen lebih sedikit kadar kolesterol jahat (LDL) dan 4 persen lebih baik pada kadar kolesterol (HDL) hanya dalam waktu enam bulan.
Apel juga bisa membantu menurunkan risiko diabetes. Sebuah penelitian yang melibatkan 187.382 orang menemukan kalau orang yang makan tiga buah apel, anggur, kismis, blueberry atau pir per minggunya memiliki risiko 7 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Dalam sajian per 100 gram apel dengan kulitnya, terkandung 52 kalori, karbohidrat 13.81 gram, sejumlah vitamin B1, B2, B5, dan vitamin E, serta folat, kalsium, magnesium dan fosfor.
Akan tetapi, mentang-mentang kaya manfaat, kamu juga sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Karena apel cukup asam, apel bisa sampai empat kali lebih merusak gigi daripada minuman berkarbonasi, menurut sebuah penelitian yang dipimpin oleh Profesor David Bartlett di King's Dental Institute.
(ask/up)