Benarkah Request Surat Sakit Meningkat di Hari Kejepit? Tanya Dokter Yuk

ADVERTISEMENT

Benarkah Request Surat Sakit Meningkat di Hari Kejepit? Tanya Dokter Yuk

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jumat, 11 Mei 2018 09:45 WIB
Banyak pasien ngotot minta surat sakit padahal kondisinya segar bugar. Demi hari kejepit!
Jakarta - Istilah Harpitnas alias 'Hari Kejepit Nasional' sudah cukup populer bagi masyarakat Indonesia, terutama di kalangan pebisnis dan pekerja kantoran. Di hari tersebut, biasanya banyak yang kehilangan semangat untuk beraktivitas.

Harpitnas dianggap tanggung karena kemarin libur, hari ini kerja, dan besok libur lagi. Alhasil, tidak heran apabila sebagian memilih meliburkan diri, entah dengan bolos, cuti ataupun izin sakit.

Fenomena ini dirasakan oleh para dokter yang mendadak kebanjiran permintaan surat sakit. Sebab biasanya ketika hari kejepit seperti ini banyak pasien yang 'mendadak' sakit dan meminta surat pengantar agar tidak perlu masuk kerja.

"Berdasarkan pengalaman selama ini, jawabnya iya banget. Biasanya jumlah pasien di poli akan meningkat. Dengan tujuan dapat surat sakit," ujar dokter umum dari RS Permata Depok, dr Kevin William Hutomo kepada detikHealth.

"Mayoritas biasanya minta surat izin sakit untuk nggak masuk di hari kejepit," sambung dr Kevin.


Tapi pasti ada juga lho yang sakit beneran. Hmmm Tapi pasti ada juga lho yang sakit beneran. Hmmm Foto: thinkstock


Menariknya lagi, ayah dari dua putri itu mengaku pernah menemukan pasien yang 'terindikasi' pura-pura sakit demi mengantongi surat sakit. Bahkan pasien tersebut, yang jelas-jelas tidak terbukti sakit itu, sampai memaksa sang dokter untuk memberikan surat sakit.

"Pernah, dapet pasien yang berobat, gejala sama pemeriksaan fisik yang kita lakukan pas nggak sinkron hasilnya sama keluhan yang dia munculin. Tapi dia ngotot banget kalo dia sakit dengan keluhan yang buat saya terlalu diada-adain," terang pemilik akun Instagram @kboele itu.

Wah, terlalu! Kasihan Pak Dokter dong..

(hrn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT