Sabtu, 12 Mei 2018 09:05 WIB

Psikolog: Macet Nggak Bisa Jadi Alasan Bolos di Hari Kejepit

Nabilla Nuri - detikHealth
Harpitnas. Foto: internet Harpitnas. Foto: internet
Jakarta - Macet di Jakarta, mungkin sudah tak asing lagi didengar oleh masyarakat khususnya bagi pengguna jalan raya. Berangkat ke kantor pun harus melalui berbagai kemacetan di sejumlah titik yang memang sering kali terjadi macet.



Menurut psikolog, kata 'sering' mengindikasikan bahwa sesuatu hal tersebut memang acapkali terjadi, bukanlah sesuatu hal yang baru atau terjadi tiba-tiba.

"Dengan demikian, sering macet di Jakarta, bukan menjadi alasan untuk seseorang tidak masuk kerja," ungkap Veronica Adesla, psikolog dari Personal Growth.

Bukan menjadi alasan untuk malas berangkat kerja jika sudah sering mengalami kemacetan. Terlebih jika memilih bekerja di Jakarta, risiko terkena macet sudah pasti diperhitungkan sejak awal memilih bekerja di sini.

"Apapun alasannya tidak dapat dibenarkan bila itu adalah alasan yang dibuat-buat, tidak masuk akal, berbohong ataupun disengaja," lanjut Veronica.

Oleh karena itu, bolos di hari kejepit tidak bisa dibenarkan karena alasan macet. Macet sudah dapat diprediksi dan diantisipasi. Salah satunya dengan berangkat kerja lebih awal dari biasanya.

(Nabilla Nuri/up)
News Feed