Selasa, 15 Mei 2018 17:15 WIB

Alasan Para Remaja Perempuan Harus Mengatasi Kekurangan Zat Besi

Wednes Veronica Giawa - detikHealth
Alasan remaja Indonesia harus memenuhi kebutuhan zat besi. Foto: Thinkstock Alasan remaja Indonesia harus memenuhi kebutuhan zat besi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Jakarta- Remaja Indonesia banyak mengalami salah satu masalah gizi mikronutrien yakni anemia, yang sebagian besar diakibatkan karena kekurangan zat besi. Dilihat dari presentasenya, masalah kesehatan ini lebih banyak dialami oleh remaja perempuan yaitu 23 persen daripada remaja laki-laki sebesar 12 persen.

Anemia pada remaja akan berdampak buruk pada penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktivitas.

"Secara khusus, anemia di kalangan remaja perempuan lebih tinggi. Anemia pada remaja perempuan ini akan berdampak buruk dan lebih serius, mengingat mereka adalah calon ibu yang akan hamil dan melahirkan seorang bayi, sehingga memperbesar risiko kematian ibu melahirkan, bayi lahir prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR)," ujar dr Pattiselano Robert Johan, MARS, sebagai Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dalam seminar kesehatan dan gizi remaja, Selasa (15/05/2018), Jakarta Selatan.


Anemia dapat dihindari dengan mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi, asam folat, vitamin A, vitamin C, dan zinc, serta pemberian tablet tambah darah (TTD) yang juga bisa didapatkan dengan mendatangi puskesmas terdekat.

"Pemerintah memiliki program rutin terkait pendistribusian TTD bagi wanita usia subur, termasuk remaja dan ibu hamil," paparnya.

(ask/ask)
News Feed