Pria tersebut melakukannya dengan menempatkan motor di atas kepala lalu perlahan naik tangga ke atap bus. Diperkirakan ia menahan beban motor yang mencapai sekitar 137 kilogram (kg).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu hal yang jelas bahwa beban motor yang berat ditopang oleh leher sang pria. Hal ini hanya bisa dilakukan bila tulang dan otot-ototnya sudah terlatih.
Menurut peneliti dari Cape Peninsula University of Technology kebiasaan mengangkat beban di atas kepala bisa jadi bukan hal yang baik. Eksperimen pada 24 wanita menemukan bahwa mengangkat barang di kepala menghabiskan kurang lebih energi yang sama dengan metode lain seperti dipanggul.
Malah mengangkat beban di kepala membuat risiko terjadinya cedera leher meningkat. Beberapa wanita bahkan melaporkan mereka harus dipijat karena lehernya kesakitan sehabis mengangkat barang.
"Semua wanita dalam studi setuju bahwa mereka lebih memilih metode transportasi lain untuk membawa barang-barang penting seperti kayu bakar atau air," ujar salah satu peneliti, Ray Lloyd, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (1/6/2018).











































