Selasa, 16 Okt 2018 13:35 WIB

Kisah di Balik Anak 10 Tahun yang Dikubur Ala Vampir

Firdaus Anwar - detikHealth
Batu di mulut dipercayai bisa mencegah vampir bangkit dari kubur. (Foto: David Pickel/Stanford University) Batu di mulut dipercayai bisa mencegah vampir bangkit dari kubur. (Foto: David Pickel/Stanford University)
Jakarta - Ketika sekelompok peneliti membongkar kuburan Romawi kuno berusia 1.550 tahun di Lugnano, Italia, ada temuan yang menarik. Ada kerangka dari seorang anak yang dikubur dengan mulutnya disumpal oleh sebongkah batu.

Menurut Arkeolog David Soren dari University of Arizona kemungkinan sang anak dikubur dengan cara seperti itu untuk mencegahnya bangkit dari kubur. Orang-orang menyebutnya sebagai ritual mengubur vampir.



"Saya tidak pernah melihat hal semacam ini. Rasanya sangat mengerikan dan aneh. Orang-orang lokal menyebutnya sebagai Vampir Kota Lugnano," kata David dikutip dari situs berita resmi universitas, UANews, Selasa (16/10/2018).

Lewat pemeriksaan gigi diketahui bahwa anak tersebut berusia 10 tahun saat meninggal diduga karena malaria. Peneliti menemukan bukti DNA parasit malaria Plasmodium falciparum dan tanda abses pada gigi yang juga bisa muncul karena efek samping malaria.

Diketahui bahwa malaria di daerah tersebut pada masanya memang pernah mewabah memakan banyak korban jiwa.

"Kita tahu bahwa bangsa Romawi sangat khawatir terhadap hal-hal seperti ini dan akan menggunakan ritual untuk mencegah iblis, atau apapun yang mengkontaminasi penderita, keluar dari tubuhnya," pungkas David.






Tonton juga 'Seperti Vampir, Gadis Ini Alergi Terhadap Matahari':

[Gambas:Video 20detik]

(fds/fds)
News Feed